Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Warga Cipadang Was-was, Pembebasan Lahan Tol Panimbang Belum Transparan

0 304

LEBAK,PenaMerdeka – Kelurahan Cipadang, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten mengggelar sosialisasi hasil tim apraisal soal pembebasan lahan Tol Panimbang. Kini masyarakat meminta transparansi kejelasan dan kelayakan penetapan harga pembebasan.

Jaja, Kepala Desa Cipadang mengatakan, kegiatan ini merupakan sosialisasi tindak lanjut rencana pembebasan lahan pembuatan jalan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,7 Km. Setelah sebelumnya tim appraisal yang juga melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran dan pencatatan bangunan.

Tim juga kata Jaja, menginvetarisir pohon-pohon yang berada di atas tanah yang akan dibebaskan. Dan dalam kesempatan itu warga diberikan formulir surat sanggahan pembebasan lahan Tol Panimbang kalau ada hal yang memberatkaan dari kebijakan tim Apprasial.

“Nantinya hasil formulir akan diberikan ke Dinas (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) PUPR Kabupaten lebak,” ucap Jaja kepada PenaMerdeka.com, Senin (18/12/2017)

Namun soal taksiran harga pembebasan, Jaja mengaku sampai saat ini belum mengetahuinya dan disebutkan masih rahasia, sebab dikhawatirkan bakal terjadi kegaduhan.

“Tapi apabila masyarakat tidak puas dengan nilai pembebasan lahan Tol Panimbang tadi, masyarakat bisa mengajukan gugatan ke pengadilan,” tandasnya.

Sementara itu Nanih (58), salah seorang masyarakat setempat mengatakan, tidak adanya kejelasan nilai pembebasan membuat banyak warga yang bertanya. Pasalnya karena khawatir dibayar dengan nilai yang tidak sesuai.

“Mestinya nilainya dapat diinformasikan biar masyarakat tidak bertanya tanya. Pemerintah harus memberikan kompensasi yang jelas. Dan harus transparan,” kata Nanih.

Dengan kondisi harga tanaha yang sudah tinggi, kami mengkhawatirkan kalau lahan atau rumah kami dibebaskan untuk jalan tol nanti kami tidak bisa membeli lahan dan tempat tinggal ayang baru.

“Tidak mudah mencari lokasi pengganti dari lahan yang di bebaskan. Belum adanya kejelasan harga bikin kita was-was Pak. Kita sih berharap nilai pembebasan tersebut bisa sesuai,” ucapnya menegaskan.

Hal tersebut dikuatkan Nana Suryana (41), peternak madu yang mengkalim tempat usaha dan pabrik penggilingan padi miliknya dikabarkan akan dibebaskan untuk lahan Tol Panimbang.

“Kita masih was-was pa karena belum ada kejelasan nilai yang di bebaskan saya khawatir kompensasi yang di berikan tidak cukup untuk bangun pabrik dan juga ternak lebah madu,” pungkas Nana.

Proyek Jalan Tol Serang-Panimbang yang digarap konsorsium PT Wika Serang Panimbang (WSP) sebelumnya dikabarkan mendapat bantuan kredit sindikasi sebesar Rp 894 miliar. Bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk mebiayai pembebasan lahan.

Setidaknya, dibutuhkan 785 hektar lahan Tol Panimbang-Serang untuk merampungkan proyek akses bebas hambatan sepanjang 83,7 kilometer tersebut. Jalan tol ini nantinya akan melintasi 50 desa di 14 kecamatan yang berada mulai dari Walantaka hingga wilayah Panimbang. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...