Ingin Menang, Syafrudin-Subadri Harus Kantongi Strategi Pilkada yang Beda

0 36

KOTA SERANG,PenaMerdeka – Pasca dicalonkan sebagai pasangan calon Pilkada Kota Serang dari sejumlah partai pengusung, Syafrudin-Subadri memang telah menyatakan harus menang. Namun sejumlah pengamat menyebutkan bahwa pasangan tersebut harus mengantongi strategi Pilkada berbeda dari calon kuat Vera Nurlaila Jaman kalau ingin memenangkan pemilihan walikota dan wakil walikota.

Bahkan, jika ingin memenangkan pesta demokrasi di Kota Madani itu maka keduanya harus mampu meerebut akar rumput yang sudah dibangun Jaringan Vera Nurlaila Jaman beberapa tahun yang lalu.

Pengamat politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Anis Fuad saat berbincang dengan Pena Merdeka.com, pada Selasa (19/12/2017) kemarin menyebut pelaksanaan Pilkada yang bakal digelar 27 Februari 2017 mendatang itu diprediksi akan diikuti beberapa pasangan calon. Dan pasangan Syafrudin-Subadri harus mempunyai yang tidak dipunyai calon lain, mereka harus mempunyai strategi Pilkada yang jitu kalau ingin menang.

Menurutnya, sangat sulit bagi Syafrudin-Subadri menyaingi Vera Nurlaila Jaman yang sampai saat ini pun masih terus ‘bergerliya’ di masyarakat.

“Prediksi saya Ada 3-4 calon yang akan muncul. Untuk Syafrudin dan Subadri agak sulit menyaingi Vera jika Isi kampanye nya normatif. Maka harus Ada pembeda antara Syafrudin-Subadri dengan Vera,” ujarnya.

Anis yang juga dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mencontohkan, sejauh ini Elektabilitas dan Popularitas yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei menunjukan angka tinggi untuk Vera Nurlaila Jaman.

“Syafrudin dan Subadri harus bekerja keras. Strategi Pilkada mereka harus melebihi gaya kampanye yang dilakukan Vera. Vera sangat massif hingga akar rumput, sanggup tidak mereka berdua melakukan itu,” ucapnya bertanya.

Ia menandaskan, Syafrudin dan Subadri harus sanggup berhadapan langsung dengan Vera. Jika tidak masyarakat tidak memiliki alternatif pemimpin. (arif)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...