kanal partai gerindra

Visi Misi di Hanura, WH Janji Bereskan Persoalan Pendidikan Banten

Soal pembangunan dunia pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan Industri Mikro Kecil Menengah (IMKM), mencetak SDM berdaya saing serta memajukan sektor parawisata kata Wahidin Halim (WH) adalah hal penting yang harus direalisasikan.

Tetapi menurut WH ketika ditemui di kediamannya, Gang H. Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Minggu (24/4) malam setelah menyampaikan visi dan misi Partai Hanura di Hotel Le Dian, Serang menyatakan, bahwa pembangunan dunia pendidikan di Banten tidak kalah penting selain sektor lainnya.

“Pendidikan adalah kebutuhan yang mendasar, penting buat pembangunan mental bangsa, karenanya sangat krusial dan menjadi hak dasar yang absolut bagi masyarakat, sesuai yang diamanatkan UUD 1945. Meskipun tidak gampang tapi kalau saya jadi Gubernur semuanya beres dikerjakan,” ungkapnya.

Soal pembangunan pendidikan ia mengaku sempat menyampaikannya juga dalam pemaparan visi dan misi di DPD Partai Hanura Banten.

Kondisi saat ini kata mantan Walikota Tangerang dua periode ini menyatakan, di Banten banyak sekolah yang rusak, roboh, dan bahkan masyarakat masih harus menempuh perjalanan jauh ke sekolah.

Selain itu persoalannya bukan itu saja, banyak guru yang yang masih belum disejahterakan, peningkatan kualitasnya yang belum ditingkatkan serta mainset masyarakat yang belum sepenuhnya mencintai pendidikan. Ini harus dirubah, kalau masih seperti ini imbasnya adalah kualitas SDM kita yang tidak akan maksimal.

“Maka dari itu pengalaman saya ketika menjabat Walikota Tangerang adalah menggalakan pembangunan gedung sekolah. Saya pada tahun 2006 membangun 500 sekolah yang semuanya bertingkat.”

Kedepan terkait peralihan pengelolaan bidang pendidikan menengah seperti yang tercantum dalam UU no 23 Tahun 2014, gedung SMA/SMK sederajat yang sekarang masih minim di Banten nanti bisa kita bangun. Di data dahulu kebutuhan sekolah yang ada, lalu kita anggarkan.

“Akan saya realisasi dalam jangka waktu dua tahun sehingga pembangunan untuk tingkat SMA/SMK sederajat bisa dilaksanakan. Itu sangat bisa karena saya sudah menghitung. Yang penting adalah niat kita, apalagi dalam Undang undang bahwa pemerintah daerah harus memberikan angka 20% APBD untuk pendidikan.”

Di Pandeglang, Lebak dan yang lainnya jika pembangunan SMA sederajat masih minim akan kita bangun.

Jadi kalau sekarang kewenangan SMA/SMK masuk provinsi. Praktisi pendidikan jangan khawatir kalau nanti soal insentif yang biasanya diterima akan hilang, justru dengan APBD yang ada di Pemprov Banten sangat leluasa semua guru di kabupaten dan kota yang belum mendapat insentif bisa kita berikan.

“Belum lagi jika ada bantuan dari pusat, jadi sangat bisa kita realisasi adanya sekolah gratis dari SD sampai tingkat SMA sederajat, kalau saya jadi gubernur, pasti beres,” sambung WH kembali meyakinkan.

Soal kenapa saat menjabat walikota ia bisa memberikan pendidikan gratis dari tingkat SD sampai SMA sederajat serta meningkatkan kompetensi dan memberikan kesejahteraan guru lantaran pendidikan kata WH bisa meningkatkan taraf intelektualitas masyarakat, sehingga kedepan, masyarakat akan mudah berdaya saing.

“Pada tahun 1960 an ketika saya masih bersekolah saya sudah memimpikan sekolah yang layak. Apalagi bapak saya dahulu seorang guru. Makanya kedepan masyarakat Banten harus mengenyam pendidikan semuanya. Dan salahsatu program yang saya khususkan adalah membangun dunia pendidikan Banten menjadi baik.”

Supaya pendidikan merata menurut WH sejatinya selaku gubernur bisa mengkordinasikan kepada walikota dan bupati. Artinya jika walikota dan bupati tidak mendukung program pendidikan bisa dipanggil dan evaluasi.

“Kalau program pendidikan mandek belum kan bisa kita tegur panggil atau laporkan kepada Menteri. Sekarang bisa dilakukan seperti itu karena saya juga pernah mengalami itu,” tandas WH. (wahyudi)

Zulfikar Demokrat
Baca Berita Lainnya
Puji Rahman Hakim Perindo

Komentar telah ditutup.

venenatis risus. vel, adipiscing facilisis neque. Nullam ut diam felis