Zulfikar Demokrat

Pemkot Tangsel Serius Mengemas Seni Tradisi Leluhur

Peran pemerintah untuk menumbuh kembangkan kecintaan terhadap tradisi kesenian yang merupakan warisan leluhur sangat dibutuhkan.

Mengantisipasi persoalan tersebut, Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang Selatan kerap menggelar program rutin pembinaan ke beberapa sanggar, dan pada Sabtu (23/4) kemarin mengelar workshop untuk membina sejumlah sanggar di kota pecahan Kabupaten Tangerang tersebut.

Pada kesempatan workshop tersebut, Dinas Budaya dan Parawisata Kota Tangsel kali ini mengangkat tema Seni Tradisi Ganjur. Informasi yang berhasil dihimpun bahwa Pemkot Tangsel melalui dinas terkait dikabarkan gencar mengemas dan mempertahankan seni budaya tradisi leluhur.

“Dengan demikian kita memberikan variasi dan apresiasi kepada para pelaku seni khususnya Seni Beladiri Pencak Silat. Saya harap untuk berikutnya ada beberapa nama lagi. Tetapi kedepan jadi bukan hanya seni beladiri silat saja, namun ada kesenian yang lain. Jadi semakin banyak variasi kesenian semakin kaya kebudayaan di Kota Tangsel ini,” jelas Hari Ageng, Kepala Seksi Kebudayaan Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangsel.

Kembali Hari Menjelaskan, Workshop Ganjur ini merupakan bukti konkrit kami untuk mendorong dan mengakomodir para pelaku seni dan budaya di Tangsel. Melalui Seni Bela Diri Ganjur ini diharapkan bisa menjadi barometer kesenian khususnya Pencak Silat.

Harapannya kata Hari melanjutkan, agar masyarakat Tangsel tetap mempertahankan budaya leluhur, salah satunya adalah mengenalkan silat sedini mungkin kepada masyarakat, dari silat akhirnya berkembang seni tradisional Betawi. (yok)

kanal partai gerindra
Baca Berita Lainnya
Puji Rahman Hakim Perindo

Komentar telah ditutup.

ut vel, ipsum consequat. sem, accumsan at lectus consectetur Phasellus ut ut