Cuaca Memburuk, Sudah Satu Bulan Nelayan di Serang Tidak Melaut

0 31

Kota Serang,PenaMerdeka – Sudah hampir satu bulan para Nelayan di Karangantu Kota Serang tidak melaut. Hal itu diakibatkan oleh cuaca yang terus memburuk. Akibatnya, pencari ikan kesulitan dalam mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.

Berdasarkan pengakuan sejumlah nelayan kepada PenaMerdeka, cuaca buruk sangat berpengaruh terhadap perekonomian warga. Mereka yang berprofesi sebagai pencari ikan tersebut harus harus menganggur sementara lantaran tidak ada pekerjaan lain selain melaut.

Jika cuaca normal, hasil tangkapan ikan yang dapat diperoleh para nelayan bisa mencapai beberapa kwintal. Jika dirupiahkan satu kwintal bisa meraup keuntungan 4-5 jutaan. Tentu jumlah itu sangat besar untuk membiayai akomodasi selama proses melaut berlangsung.

“Cuaca buruk ya pasti berpengaruh, semua pencari ikan ya gak melaut. Sekarang masih terang bulan (bahasa nelayan). Sinar lampu kalah sama bulan, jadi ikannya pada kabur,” kata seorang nelayan, Hamdani, saat ditemui PenaMerdeka di Pelabuhan Perikanan Karangantu, Kota Serang, Jum’at (5/1/2018).

Pria paruh baya ini menjelaskan, sekitar satu pekanan lagi para nelayan baru diperbolehkan mencari ikan. Situasi seperti itu banyak dimanfaatkan untuk memperbaiki dermaganya serta berkumpul bersama keluarga.

“Sekalipun melaut beberapa hari yang lalu menurun drastis. Biasanya dapat untung Rp 2 juta satu malam, ini malah tidak sampai,” ujarnya.

Ia mengaku hanya pasrah, sebab, resiko bekerja dibidang ini memang seperti itu, harus melawan peristiwa alam musiman. Dalam kondisi itu pula, dia mengaku respon pemerintah dalam bidang kelautan sudah membaik. Sebab, sudah banyak yang diberikan bantuan sepeti diberikan alat penangkap ikan dan kapal.

“6 kali mueter ada yang 3 kali semalem itu. Gelombang sekarang agak mending, 1 Km. Sebelum bulan januari 3 Meter gelombangnya. Kondisi kapalnya tidak kuat pulang. Cuma tahun ini doang belum,” jelas Nelayan itu. (rhn)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...