Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Harus Ada Syarat Kalau Anggota Keluarga Petahana Maju di Pilkada

0

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga Ramlan Surbakti menilai Pilkada Serentak 2017 memang rawan dimanfaatkan oleh keluarga petahana untuk membangun dinasti politik di daerahnya.

Namun, dia berpendapat bahwa tidak adil jika seseorang dilarang maju di Pilkada hanya karena dirinya anggota keluarga petahana.

“Melarang orang mencalonkan diri dalam Pilkada karena dia anggota keluarga, itu bukan pilihan yang demokratis. Karena dia memiliki hak untuk mencalonkan sebagai warga negara Indonesia,” kata Ramlan seperti dilansir kompas.com, Jumat (20/5).

Untuk mengantisipasi majunya seorang anggota keluarga petahana dengan menggunakan nama besar milik petahana, Ramlan mengatakan ada syarat yang harus dilalui.

Salah satunya, mengadakan konvensi politik di tingkat dewan pimpinan daerah pada masing-masing partai politik. Ini perlu dilakukan dengan mengadu kualitas calon.

“Kalau ternyata si anggota keluarga petahana terbukti memiliki kualitas yang bagus dibanding yang lainnya, sah-sah saja dia maju,” kata Ramlan.

“Sehingga majunya dia bukan karena dia anggota keluarga petahana, tapi memang karena kualitasnya,” tuturnya.

Sayangnya, menurut Ramlan, kondisi seperti itu belum tercipta saat ini. Bahkan dia menilai tak ada aturan sama sekali soal itu. “Sehingga para anggota keluarga petahana bebas mencalonkan diri tanpa penyaringan yang ketat, ” tutur Ramlan.

Menurut Ramlan, hal tersebut penting untuk dibahas dalam revisi RUU Pilkada yang tengah dibahas oleh Pemerintah dan DPR.

“Pembahasan jangan banyak di pasal politis seperti meningkatkan ambang batas calon perseorangan, masih banyak pasal substantif yang harus dibahas untuk menciptakan Pilkada yang kompetitif dan berkualitas,” ucap Ramlan. (iday)

PDAM Tirta Benteng

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

ultricies adipiscing risus nec Praesent dictum Curabitur