Komisi V Dukung Kemenhub Sanksi LionAir dan Air Asia

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Hanura Fauzi Amro menyatakan mendukung pemberian sanksi Kementerian Perhubungan atas kesalahan PT Lion Air dan PT Indonesia Air Asia.

“Kami sangat mendukung sanksi yang diberikan Kemenhub. Saya rasa apa yang dilakukan pemerintah sudah tepat, dan sanksi ini bisa memberikan efek jera baik pada Lion Air maupun maskapai penerbangan lain,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (21/5).

Ia menjelaskan sanksi yang diberikan saat ini ada tiga, pertama membekukan ground handling selama 5 hari. Kedua, menutup 95 rute penerbangan, 93 domestik, 2 internasional milik Lion Air. Ketiga, tidak memberikan izin rute baru baik internasional atau domestik. Ia juga mengatakan pembekuan ini tidak akan mengacaukan kondisi penerbangan Indonesia.

Sementara itu, pengamat penerbangan Chappy Hakim mengatakan Kemenhub sebagai regulator telah melaksanakan fungsinya mengawasi dan memberikan pelanggaran dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Saya gak ingin mempersalahkan tepat atau tidak tepat sanksi itu tapi yang saya tanggapi bahwa teman-teman perhubungan telah melaksanakan tugas dengan baik dan ada perubahan besar dalam penanganan masalah di dunia penerbangan,” pungkas Cheppy yang juga mantan Kepala Staff TNI Angkatan Udara (KSAU).

Menurut dia, maskapai penerbangan harus tahu posisinya sebagai operator. Maskapai penerbangan pun harus mematuhi peraturan-peraturan yang telah dikeluarkan regulator yaitu Kemenhub.

“Jadi harus kita tahu bahwa maskapai itu yang tugasnya mematuhi aturan-aturan dan mematuhi lembaga yang mengatur,” tutur Chappy. (herman)

Disarankan
Click To Comments