Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Eksis di Bulan Ramadhan, Pelakon Seks Komersial Ini Mengaku Terdesak Ekonomi

0

Tidak lazim memang, sejatinya saat bulan Ramadhan muslim berlomba-lomba mengumpulkan pahala, tetapi sebut saja M, masih nekat melakoni jasa mesum kepada pria hidung belang.

Perempuan berparas cantik dengan tampilan bodi menggoda ini mengaku asli peranakan Tangerang. Ia kerap melayani tamu pria hidung belang di sejumlah hotel melati di Kota Tangerang, ujarnya tersipu.

M menjawab, semua yang dilakoninya yang penting rupiah bisa terkumpul tanpa tahu uang itu dari mana asalnya. Dan ia sadar kalau mata pencahariannya didapat bukanlah dengan cara benar.

Sebelumnya, M terjaring operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kedapatan sedang asik berduan di sebuah hotel dengan bukan pasangan resminya, pada Jumat (10/6).

Kepada Pena Merdeka perempuan berambut sebahu ini sesekali terlihat tertawa, terkadang juga menunjukan rawut sedih ketika menuturkan rekam jejak profesi yang digelutinya.

Saat itu M pun tak sungkan menyampaikan tarif hasrat hidung belang dengan tarif Rp 200 ribu sampai 300 ribu. Lagi-lagi alasan ekonomi menjadi penyebab dirinya tetap beroperasi hingga jelang lebaran nanti. “Ya tarif itu memang segitu mas. Saya ingin uangnya terkumpul dulu, karena nantinya untuk kepentingan lebaran dan keluarga ” katanya.

Saat disinggung apakah keluarga tahu dirinya menjadi seorang wanita penghibur malam ia mengatakan dirahasiakan.

“Gila aja kalau tahu mas, nggak tahu lah. Orang tua tahunya kalau saya gak kerja alias penganguran. Itu saja. Kira-kira sudah satu tahun jalan aku menggeluti profesi ini,” terangnya.

Dibalik itu kata M sebenarnya mempunyai keinginan mempunyai pekerjaan tetap dan layak tanpa harus menjajakan diri sebagai pemuas seks. Namun dia mengaku jika saja ada pekerjaan yang lebih baik, dia akan dengan sangat senang bisa meninggalkannya.

Meski ancamannya harus digelandang ke Kantor Satpol PP, ia seolah tutup mata dan telinga. Ia sama sekali tak takut aksi sweeping yang dilakukan oleh aparat. (herman/yuyu)

PDAM Tirta Benteng

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

quis consequat. venenatis, Nullam eleifend neque.