Perlancar Arus Lalu Lintas, Dishub Kota Tangerang Tambah Rambu Lalin

KOTA TANGERANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang dalam program menciptakan kondisi arus lalu lintas tertib dan lancar menambah sejumlah rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan Kota Tangerang.

“Rambu lalu lintas merupakan salah satu alat kelengkapan jalan dalam bentuk tertentu yang memuat lambang, huruf, angka, kalimat atau perpaduan di antaranya. Tujuannya untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pengguna jalan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saepul Rohman, Rabu (16/5).

Sebab, rambu yang berada di jalan adalah alat untuk mengendalikan arus lalu lintas bagi pengguna jalan. Selain itu efeknya khususnya untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran di jalan raya. Termasuk untuk menekan kemcetan pihaknya telah mengaktifkan trafic light (lampu merah,red) di Jalan KH Hasyim Ashari, Graha Raya, Pinang, Kota Tangerang.

“Rambu dipasang , untuk memberi informasi. Baik perintah, larangan, peringatan dan petunjuk,” terang Saeful.

Lebih dalam Kadishub menegaskan, terdapat tiga jenis informasi yang disampaikan melalui rambu lalu lintas. Pertama bersifat perintah dan larangan yang harus dipatuhi. Kedua peringatan terhadap suatu bahaya dan terakhir petunjuk, berupa arah, identifikasi tempat, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

“Warga juga bisa mengusulkan penambahan rambu atau marka jalan bila dianggap perlu. Untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Seperti menempatkan garis kejut di jalan dekat sekolah, rumah ibadah, tikungan dan sebagainya,” papar Saepul.

Apabila rambu arus lalu lintas khususnya yang besifat larangan sudah dipasang, namun masih dilanggar oleh pengendara, maka ada konsekwensi berupa sanksi yang sudah menanti.

“Kami selalu bekerjasama dengan pihak kepolisian, menggelar operasi terpadu untuk menjaring para pelanggar,” ungkap Saepul.

Sedangkan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, sanksi tegas bertujuan sebagai upaya untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas. Bahkan Dishub tidak segan untuk menggembosi ban kendaraan atau menderek kendaraan yang parkir sembarangan.

“Sesuai Peraturan Walikota Nomor 34 Tahun 2017, kami akan menindak dan menertibkan kendaraan atau pengendara yang melanggar tertib rambu-rambu arus lalu lintas dan parkir tidak sesuai tempatnya,” tegas Wahyudi. (adv)

Disarankan
Click To Comments