Pemkab Bekasi Bangun Tiga Proyek Pendukung Jalur Kereta Api

KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat mencatat ada tiga proyek yang segera dibangun sebagai pendukung jalur kereta api lajur ganda atau dobel-dobel track dan Kereta Rel Listrik (KRL) Cikarang.

“Di antaranya Under pass Cibitung serta Under pass dan Fly over Lemahabang,” kata Kabid Perencanaan Fisik dan Infrastruktur Bappeda Kabupaten Bekasi Edi Yusuf Taufik di Cikarang, Rabu (16/5/2018).

Taufik mengatakan pembangunan tiga proyek jalur kereta api itu rencananya akan dilakukan secara bertahap. Nantinya diharapkan dapat mengurai kemacetan di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Peningkatan infrastruktur jalan ini juga untuk mempermudah jalur distribusi barang dan jasa,” katanya.

Untuk Underpass Cibitung saat ini pemerintah daerah sedang menyelesaikan pembebasan lahan sebelum dibangun pada tahun ini.

“Prediksi Oktober tahun ini jalur kereta api sudah bisa dibangun oleh pemerintah pusat melalui Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan,” katanya.

Jalan bawah tanah di Jalan Bosih Kecamatan Cibitung itu memiliki lebar 37 meter dan panjang 400 meter, dibangun di atas lahan seluas 6.061 M2 dengan anggaran pembebasan lahannya mencapai Rp 88 miliar.

“Underpass Cibitung akan terbagi menjadi dua jalur,” ucap Taufik.

Setelah Underpass Cibitung pembangunan dilanjutkan dengan memulai pengerjaan Underpass Lemahabang yang rencananya akan dimulai tahun 2019.

“Alhamdulillah lahan untuk itu (Underpass Lemahabang) sudah dibebaskan ya. Tinggal Detail Enginering Design (DED) dan penganggaran saja,” katanya.

Menurut dia pembangunan dua Underpass ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam memberikan solusi kepada masyarakat terkait permasalahan penumpukan kendaraan yang selalu terjadi di perlintasan jalur kereta api.

“Yang jelas banyaknya pengguna jalan yang melintasi perlintasan kereta api di Lemahabang dan Cibitung tentunya membahayakan pengguna jalan saat ada kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Terakhir rencana pembangunan Fly over Lemahabang yang ditargetkan pihaknya akan selesai dibangun pada tahun 2020 mendatang.

“Jadi bisa bertahap selesainya dari tahun ini sampai dua tahun mendatang,” katanya.

Taufik melanjutkan alokasi anggaran proyek strategis ini didapat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dan sebagian nanti dibantu APBD Kabupaten Bekasi.

“Koordinasi dengan kementerian terkait terus dilakukan, harapannya proyek jalur kereta api dan lainnya bisa berjalan sesuai target,” katanya. ( Ewwy)

Disarankan
Click To Comments