Serangan polisi Rusia terhadap diplomat Amerika Serikat (AS) di Moskow beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Negara berjuluk Paman Sam itu juga kembali melakukan kebijakan keras terhadap diplomat Rusia yang sengaja diusir juga dari AS.

Namun John Kirby, juru bicara Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (9/7) menolak menjelaskan lebih dalam terkait persoalan tersebut.

“Pada tanggal 17 Juni, kami mengusir dua pejabat Rusia dari Amerika Serikat dalam menanggapi serangan ini,” kata John Kirby. Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan polisi tengah berusaha untuk melindungi kedutaan dengan memeriksa dokumen pria itu.

Tetapi dalam komentar sebelumnya tentang insiden 6 Juni lalu, Kirby memberikan pernyataan yang bertentangan dengan pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Pada 6 Juni seorang diplomat AS, yang mengidentifikasi dirinya, sesuai dengan protokol kedutaan memasuki kompleks kedutaan AS diserang oleh seorang polisi Rusia,” kata Kirby.

“Tindakan itu tidak beralasan dan membahayakan keselamatan karyawan kami. Klaim Rusia yang menyatakan polisi tersebut melindungi kedutaan dari seorang individu tak dikenal, adalah tidak benar,” tandasnya menjelaskan. (sauqi/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *