Rugi Rp 70 M, Kemendag Amankan Pabrik Tulang Baja Beton di Tangerang

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI melalui Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) berhasil mengamankan dua juta batang tulang baja beton, tanpa memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dari temuan barang bukti yang berhasil diamankan dari PT. SS, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang itu, diperkirakan nominal kerugian negara mencapai sekitar 70 miliar rupiah.

Veri Anggarijono, Ditjen PKTNV Kemendag RI mengatakan, pengamanan pabrik tulang baja di Tigaraksa tersebut merupakan hasil pengembangan yang dilakukan di daerah Makassar, yang sebelumnya menyita sebanyak 351 ribu batang tulangan baja.

“Yang kita amankan berbagai ukuran hasil produksi PT SS dan sudah di pasangi garis tertib niaga lantaran tidak memiliki izin sertifikasi produk pengguna tanda SNI, serta tidak memiliki Nomor Registrasi Produk (NRP),” terang Veri, Kamis (24/5/2018).

Dia melanjutkan, pelaku usaha tulang baja betun ini, melanggar Pasal 8 ayat 1 huruf (a) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 57 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

“Kami terus mengawasi perdagangan barang yang telah diberlakukan SNI secara wajib. Kemendag juga akan terus menegakkan peraturan perundangan lainnya, untuk melindungi masyarakat dan industri dalam negeri yang telah mengikuti peraturan dan ikut serta dalam mewujudkan kepastian hukum dan usaha,” tandasnya menegaskan. (sarinan)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah