RUSIA,PenaMerdeka – Di pentas sepak bola akbar Piala Dunia Rusia 2018 nasib Argentina memang tidak seberuntung tim yang sudah dipastikan lolos ke 16 besar.
Bahkan, meskipun menjadi unggulan tim Tango sudah menelan kekalahan terburuk sejak 1958 atau 60 tahun silam. Lionel Messi Cs dibantai Kroasia 0-3 di penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Jumat (22/6) dini hari WIB.
Ini yang menjadi pertanyaan, terlepas setiap dalam beberapa edisi Piala Dunia bahwa di penghuni Grup D kerap ada kejutan tim besar yang tersisih untuk maju ke babak 16 besar.
Catatan kelam sudah dirajut Argentina, sebab defisit tiga gol dalam satu laga penyisihan grup merupakan yang terbesar sejak Argentina dikalahkan Cekoslowakia pada penyihsan Grup 1 Piala Dunia 1958 di Swedia. Kala itu Tim Tango kalah 1-6 di Olympiastadion, Helsingborg, 15 Juni 1958.
“Saya malu dengan kostum ini. Sekarang, saya ingin membakarnya. Di mana Messi? Di mana Argentina?” kata Renzo Alvarez (47) orang Argentina diantara supporter Argentina yang geram terhadap Messi dan tim Tanggo.
Seperti dilansir Reuters kebanyakan mereka geram sambil soalnya nasib tim kesayangannya yang diujung tanduk untuk lolos ke 16 besar. Mereka berteriak dengan mengenakan kaos Messi dan beberapa topeng di wajahnya.
“Jauh-jauh sudah datang ke Rusia. Menghabiskan ribuan dolar yang kami mampu, menyemangati mereka ke langit-langit, dan mereka bermain tidak dengan hati, tidak ada bola, untuk bangsa. Saya benar-benar tidak percaya.”
Fans juga mulai kehilangan kepercayaan dengan Messi. Netizen ramai menggunjing bintang Barcelona tersebut. Bahkan puluhan meme berseliweran di media sosial. Satu yang menggelitik diunggah di media sosial.
Megabintang Barcelona itu selalu menjadi pahlawan saat membela Barca. Fans mempertanyakan kenapa bisa begitu, Messi selalu menjadi andalan dan tampil memukau ketika membela Barca.
Messi pun jika Gagal ke 16 besar Piala Dunia 2018 bakal segera pensiun dari Timnas Argentina. Dalam kesempatan kontra Kroasia Messi memang bermain tidak maksimal. Dia hanya melakukan 20 sentuhan di babak pertama, banyak berjalan dengan seolah tidak nyaman.
Penghuni grup D yakni, Nigeria, Argentina, dan Islandia sama-sama punya peluang untuk lolos dari grup neraka.
Sejak awal sebagai Argentina diprediksi di atas kertas bisa lolos ke fase selanjutnya. Tetapi Argentina ternyata faktanya loyo di laga pembuka, dengan ditahan imbang 1-1 oleh tim debutan Islandia, sebelum dihajar telak 3-0 kuda hitam Kroasia, Jumat (22/6) dini hari WIB.
Dengan perolehan satu poin dari dua laga tersebut, Argentina memang belum tersingkir dan masih berpeluang menyusul Kroasia ke babak 16 besar.
Kemenangan 2-0 yang dipetik Nigeria atas Islandia, Jumat (23/6) malam WIB, membuat situasi di grup neraka ini menjadi amat menarik.
Jika Islandia menang atas Kroasia di laga terakhir, Argentina sebetulnya masih berhak lolos. Syaratnya, laskar Jorge Sampaoli punya margin gol kemenangan yang lebih besar ketimbang Islandia.
Saat ini, Argentina dan Islandia mengoleksi poin sama dan hanya terpisahkan selisih satu gol. Lantas siapa tim mana bakal menemani Kroasia ke babak 16 besar? (redaksi)






