Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Pasca Balik Lebaran, Operasi Yustisi Disdukcapil Kabupaten Bekasi Sasar 10 Kecamatan

0 151

KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) akan menggelar operasi yustisi, di 10 Kecamatan setelah arus bailk Lebaran 2018.

Adapun 10 dari total 23 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi yang menjadi sasaran operasi tersebut, antara lain, Kecamatan Cikarang Selatan, Babelan, Cikarang Utara, Cibitung, Cikarang Timur, Cikarang Pusat, Serang Baru, Tarumajaya, Cikarang Barat, dan Kecamatan Tambun Selatan.

Ali Stabana, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi mengatakan, operasi yustisi tersebut akan dilakukan selama dua hari di masing-masing Kecamatan.

“Kecamatan-kecamatan itu merupakan wilayah permukiman padat penduduk yang selalu dijadikan tujuan pendatang,” terang Ali, Jumat (29/6/2018) lalu.

Ali melanjutkan, kegiatan penertiban administrasi kependudukan tersebut akan dilakukan selama 20 hari kerja, dengan rincian dua hari berturut-turut di satu Kecamatan dengan dua lokasi berbeda.

“Kami start (mulai) pada H+17 atau tanggal 2 Juli, berakhir sampai 2 Agustus. Tiap hari satu titik, hari Jumat, Sabtu, dan Minggu tidak kita laksanakan,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, 10 Kecamatan yang menjadi sasaran operasi yustisi ini memiliki karakteristik yang serupa yakni berdekatan dengan pusat kota dan sentral kawasan industri di Kabupaten Bekasi.

“Banyak rumah kontrakan dan juga permukiman padat penduduk. Biasanya warga pendatang ke situ untuk mencari pekerjaan,” ungkapnya.

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan pendatang yang tidak memiliki dokumen kependudukan atau kartu identitas. Setelah terdata, mereka diwajibkan mengurus administrasi kependudukannya.

“Apabila ingin menjadi warga Kabupaten Bekasi maka harus melampirkan surat keterangan pindah dari daerah asal, tapi jika hanya sementara maka harus membuat keterangan domisili,” paparnya.

Kegiatan operasi yustisi ini juga sebagai upaya sosialisasi dan pelayanan serta pencegahan pelanggaran administrasi kependudukan sekaligus Ali mengimbau kepada segenap warga pendatang untuk segera melengkapi identitas diri dengan cara melapor ke petugas RT dan RW setempat. (ers/ewy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...