KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Soal pemilihan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi yang digerudug ratusan warga lantaran dianggap tak transparan, kini panitia angkat bicara.
Mawardi, panitia pemilihan BPD mengatakan, adanya gejolak dengan masyarakat, pihaknya bersama tokoh masyarakat Desa Muktiwari, pihak Kecamatan dan Babinkamtibmas serta Babinsa bakal memutuskan untuk mengundur waktu pemilihan.
“Kita tambah 10 orang pemilihnya, nanti yang milih RT sama RW siapa-siapa yang memilih, kan RT sama RW yang tau siapa tokoh di wilayahnya, waktu pemilihannya juga kita undur sampai tanggal 7 Juli 2018 mendatang,” terang Mawardi lantaran dituding tak tranparan.
Mawardi melanjutkan, tiga Dusun yang ada di Muktiwaru, ada sebanyak 23 calon BPD nanti akan di ambil tiga calon, dengan total pemilih 14 RT dari lima RW yang ada.
Namun, saat disinggung soal tiga RW dan 14 RT Perum Bumi Sakinah 4 tak diikut sertakan dalam pemilihan, menurutnya, RT dan RW di perumahan itu secara administrasi belum dapat SK dari Kepala Desa, sehingga tak ikut menjadi peserta pemilihan BPD.
Sementara itu, Anen Parwanto, warga Perum Bumi Sakinah menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan, bahwa tiga RW 14 RT di Perumahan Bumi Sakinah tidak dapat memilih konteks BPD Muktwari.
“Jika tidak dapat ikut pemilihan BPD, menandakan warga Bumi Sakinah 4 belum mempunyai kejelasan administrasi yang tak transparan dan tidak di akui Desa Muktiwari, apalagi sebentar lagi digelar Pilkades,” tegas Anen menyayangkan. (ewwy)







