Awas! Keterlambatan Bicara Anak Karena Penggunaan Gedget

JAKARTA,PenaMerdeka – Kehadiran gadget memang dinilai bisa membantu pekerjaan menjadi lebih mudah. Namun untuk anak-anak, penggunaan gadget dapat menimbulkan dampak negatif seperti keterlambatan bicara.

Nahasnya, untuk saat ini justru banyak orangtua yang kerap memberikan gadget untuk buah hatinya, baik saat bermain ataupun sedang menangis.

“Sering dibilang 1.000 kehidupan anak itu masa emasnya anak, dan itu sejak anak pada dalam kandungan sampai usia dua tahun. Jadi Anda jangan sia-siain, kasih yang terbaik untuk tumbuh kembang, bukan dikasih gadget. Karena ini bisa berisiko keterlambatan bicara pada anak,” ujar dokter spesialis anak dari Brawijaya Hospial & Clinic, dr. Natia Anjasari, SpA.

Menurutnya, kondisi seperti ini disebabkan karena banyaknya stimulasi gambar, video terhadap gadget yang menggunakan banyak bahasa. Mulai dari misalnya Inggris, Spanyol yang tanpa disadari hal seperti itu justru bisa membuat anak menjadi bingung.

“Gadget rata-rata pake bahasa Inggris dan sebagainya. Namun sehari-hari di rumah, lingkungannya bahasa Indonesia jadi bilingual si anak suka bingung. Jadi ia mengerti apa yang di ucapkan kalo disuruh open the door, buka pintu dia dapat melakukan. Tetapi, begitu anak ngomong, aku mau pipis aku mau makan ini, si anak tidak bisa,” jelasnya.

Mengutip dari SINDOnews, untuk idealnya, anak dibawah usia dua tahun tidak Anda berikan paparan baik berupa tayangan televisi ataupun video YouTube yang membuat anak menjadi bingung karena banyak penggunaan bahasa.

Selain itu, penggunaan gadget pada anak khususnya pada masa 1.000 hari kehidupan sangat mengganggu perkembangan mata, misalnkan kurangnya ketajaman penglihatan mata.

Untuk solusinya, agar tidak ada keterlambatan bicara pada buah hati Anda dan melatih auditorinya adalah mendengarkan suari ngaji. Ataupun hendak mendengarkan lagu, sebaiknya cari lagu anak Indonesia. Ingat! jangan bahasa asing, harus bahasa Indonesia. (hisyam/dbs)

Disarankan
Click To Comments