Ponpes An-Nur Tigaraksa Tangerang Sebut Belum Dapat Sosialisasi Pencegahan Scabies

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Soal penyakit gatal kulit (scabies) yang kerap menyerang santri, Pimpinan Ponpes An-Nur Pasir Nangka, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, KH Sahabul Jamil Nur menyebut persoalan itu telah ada sejak dahulu.

Diberitakan sebelumnya, scabies atau kadas dan kudis yang kerap menyerang pada bagian kulit manusia tidak menyebabkan kematian pada penderitanya, hanya menggangu karena rasa gatalnya.

KH Sahabul Jamil Nur menegaskan, selama menjadi Pimpinan Ponpes An-Nur, pihaknya belum pernah mendapatkan sosialisasi tentang penanganan penyakit secabies dari Dinkes Kabupaten Tangerang.

“Karena Ponpes saya baru berdiri dua tahun, tapi memang selama ini belum ada sosialisasi tentang pengobatan dan pencegahan penyakit secabies di pondok saya,” terang KH Sahabul Jamil Nur, Minggu (29/7/2018) lalu.

KH Sahabul Jamil Nur menambahkan, secabies akrab dikenal dengan sebutan di Ponpes dengan sebutan penyakit kupret, selain itu juga sering dikatakan sebagai penyakit ujian para santri.

“Di Ponpes Saat ini, ada sekitar 187 santri, dengan jumlah 16 kamar dibagi menjadi dua. 8 kamar untuk santriwati yang di isi 12 orang persatu kamar, sisanya untuk laki-laki, perkamarnya diisi 20 sampai dengan 12 orang,” jelasnya.

Pimpinan Ponpes An-Nur itu berharap Pemkab melalui Dinkes Kabupaten Tangerang dapat memberi perhatian terhadap penanganan penyakit secabies di Ponpesnya.

“Jika memang belum ada perogram penyuluhan tentang pencegahan penyakit secabies. Maka saya berharap ada program Pemkab mau melakukan penyuluhan agar bisa menambah pengetahuan para santri tentang secabies,” tandasnya. (yuyu)

Disarankan
Click To Comments