BEKASI,PenaMerdeka – Pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi menyebutkan angka kemiskinan di Kota Bekasi sempat mengalami kenaikan pada tahun 2014 ke 2015. Tetapi, tahun berikutnya itu semakin menurun.
Annzari, Kepala BPS Kota Bekasi mengatakan, hal ini di Kota Bekasi sempat meningkat pada tahun 2014 tercatat 139.840 jiwa menjadi 146.940 jiwa pada tahun 2015 lalu.
Namun, angka kemiskinan itu menurun mulai tahun 2016 tercatat 140.000 jiwa hingga 2017, angka itu kembali mengalami penurunan menjadi 136.000 ribu jiwa.
“Data itu diperoleh melalui susenas atau survei dengan mengumpulkan data informasi data ekonomi warga, seperti pemenuhan kebutuhan dasar,” terang Annazri.
Menurutnya, BPS hanya mengeluarkan potret ataupun gambaran saja yang disajikan melalui data.
“Data ini hanya sebatas potret. Data itu juga kita lakukan hanya survey bukan mendatangi door to door, untuk Kota Bekasi ini kita memakai sampling 1.040 rumah tangga,” jelasnya.
Ia menambahkan, perkembangan ekonomi global menjadi salah faktor menurunnya hal itu. Faktor pekerja di sektor formal dan juga non formal berpengaruh.
“Kita akui ekonomi sekarang tak baik, tapi engga jelek juga. Bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi di Amerika dan juga Eropa saja lesu cenderung menurun. Tapi kita pertumbuhan cukup stabil dibandingkan negara-negara besar serta angka kemiskinan,” pungkasnya. (ers/ewwy)







