JAKARTA,PenaMerdeka – Slogan digugu dan ditiru yang bermakna sosok seorang guru dapat dipercaya dan ditiru mengisyaratkan keteladanan seorang guru dapat menjadi cerminan bagi anak didiknya, dengan kata lain keteladanan seorang guru menjadi syarat sukses pendidikan khususnya di Indonesia.

Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, keteladanan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menjadi syarat suksesnya sebuah pendidikan.

“Mudah-mudahan keberadaan saudara-saudara sekalian di suatu lingkungan ekosistem pendidikan, bisa menjadi contoh dan teladan, sehingga bisa menjadi tempat bercermin baik untuk anak didik maupun rekan satu profesi,” katanya pada malam Apresiasi Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2018, Rabu (15/8/2018).

Kemudian Muhadzir mengungkapkan, yang menjadi problem pendidikan saat ini bukan hanya metodologi pembelajaran dan materi pelajaran saja, tetapi juga ada hal yang lebih penting, yaitu keteladanan seorang GTK.

“Saya berharap agar para peserta Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi, baik yang menjadi juara maupun tidak, harus siap menjadi teladan di daerahnya masing-masing. Karena teladan adalah syarat sukses pendidikan,” ungkapnya.

Selanjutnya Muhadzir menghimbau, agar para guru dapat bersungguh-sungguh untuk menjadi pendidik yang mampu memberikan keteladanan, bukan sekadar menjadi pengajar saja. Karena ruh pendidikan adalah tentang keteladanan.

“Syarat sukses pendidikan salah satunya adalah keteladanan. Jika guru tidak bisa menjadi teladan, maka hilanglah jati diri keguruannya,” pungkasnya.(ari/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *