JAKARTA,PenaMerdeka – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat layanan bimbingan ibadah bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi guna memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah secara benar, tertib, aman, dan sesuai tuntunan syariat.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff mengatakan hingga Jumat, 8 Mei 2026, operasional penyelenggaraan ibadah haji memasuki hari ke-18 dan secara umum berjalan lancar serta terkendali.
“Layanan bimbingan ibadah terus kami perkuat agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara aman, nyaman, tertib, dan sesuai tuntunan syariat, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujarnya dalam keterangan, dikutip Sabtu (7/5/2026).
Dalam aspek layanan ibadah, hingga saat ini total tasreh atau izin masuk Raudhah yang diterima PPIH Daerah Kerja Madinah mencapai 32.299 jemaah. Pada 7 Mei 2026, kembali terbit sebanyak 888 tasreh bagi jemaah Indonesia.
“Prioritas layanan tasreh kami berikan kepada jemaah lansia, disabilitas, dan kelompok rentan agar mereka tetap mendapatkan kesempatan beribadah dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Dari sisi kesehatan, tercatat sebanyak 17.301 jemaah menjalani rawat jalan, 161 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, dan 311 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi.
Tercatat sebanyak 82 jemaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi.
Terlebih dalam menghadapi suhu di Madinah dan Makkah yang berkisar antara 38 hingga 41 derajat Celsius di Tanah Suci.
Maria mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi fisik dengan mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan, memperbanyak istirahat, mencukupi kebutuhan cairan, dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan terus menjadi semangat pelayanan kami dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan data hingga Kamis, 7 Mei 2026 kemarin, sebanyak 286 kloter dengan 110.848 jemaah dan 1.141 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air menuju Arab Saudi.
Sebanyak 267 kloter dengan 103.731 jemaah dan 1.065 petugas telah tiba di Madinah.
Sementara itu, 131 kloter dengan 50.824 jemaah dan 524 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.
Selain itu, sebanyak 9 kloter dengan 3.459 jemaah dan 36 petugas telah tiba di Jeddah sebagai bagian dari pemberangkatan gelombang kedua.







