Gerindra Ads

Ini Hasil Mediasi Pelaku dan Korban Kasus Bully Siswi SMK Negeri 7 Kota Tangsel

0 175

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Buntut dugaan kasus bully siswa dengan kekerasan akhirnya pihak SMK Negeri 7 Kota Tangsel mengundang orangtua murid, Sabtu (3/8/2019).

Pihak sekolah sengaja memanggil antara pihak orang tua murid kelas XII dan kelas XI guna memediasi dugaan bully yang dilakukan kepada sejumlah siswi di SMK Negeri 7 Kota Tangsrel tersebut.

Mediasi dilakukan di ruang kelas XII, Jalan Cempaka, Kelurahan Rengas, Ciputat Timur Kota Tangsel, pada Sabtu (3/8/2019) siang.

SMK Negeri 7 Kota Tangerang Selatan.

Dalam mediasi hadir Aceng Suraji Kepala SMK Negeri 7 Kota Tangsel, sejumlah guru, komite sekolah, serta Suryadi perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten disaksikan Bhabinkamtibmas Polsek Ciputat.

Aceng Suraji menjelaskan, ada sejumlah kesepakatan dalam upaya mediasi antara pihak korban dan pelaku. Dia melanjutkan, kesepakatan pertama, bahwa selain harus menyesali perbuatan pihak pelaku juga meminta maaf kepada korban.

“Yang kedua, bersedia membiayai pengobatan apabila ada yang luka,” ucap Aceng.

Namun demikian, orang tua yang tidak menyanggupi kesepakatan ke satu dan ke dua, maka pihak sekolah tidak bisa menahan kemauan orangtua korban untuk melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.

“Dari ke tiga belas korban, ada 4 orang walimurid yang akan melanjutkan masalah ini ke ranah hukum,” ujarnya.

Terkait adanya keterlibatan alumni SMK Negeri 7 dia mengaku tidak mengetahui secara pasti. “Saya tidak tahu itu ya masalah itu, ini pun tahunya atas laporan orangtua korban. Saya baru tahu itu aja. Kejadiannya yang malam minggu, sebelumnya saya gak tahu mas,” katanya. (rd/sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...