Gerindra Ads

Menteri Yasonna Pastikan Pemerintah Bakal Revisi UU ITE

0 116

JAKARTA,PenaMerdeka – Menkumham, Yasonna H. Laoly menyatakan pemerintah Bakal melakukan revisi kembali terkait Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

Berkaca dari kasus yang menimpa Baiq Nuril Makmun, Yasonna bakal terlebih dahulu bertemu dengan Menkominfo, Rudiantara untuk membahas rencana adanya revisi tersebut.

“Jadi, saya dan nanti dengan Menkominfo duduk bersama untuk melihat. Untuk membahas revisi UU ITE tentunya pasti, ini kan kalo kita revisi lagi kedua yang kita revisi,” tutur Yasonna.

Menkumham mengakui setelah diteliti ada yang harus disempurnakan dari UU ITE. Tetapi katanya, bukan berarti pihaknya menghilangkan persoalan dapat bubar lagi.

Melakukan sesukanya di sosial media. Terlebih perkembangan terakhir ini sosial media dengan mudah digunakan untuk merusak karakter orang lain, karakter asasination atau hoaks dan lain-lain.

Yang juga tidak kalah penting, kata Menkumham, sudah diperlukan segera undang-undang amnesti dan abolisi supaya pedomannya menjadi lebih jelas.

Ia menjelaskan, pasca amandemen UUD 1945 Pasal 14 ayat 2 yang memberikan kewenangan kepada presiden agar memberikan amnesti dan abolisi tersebut, undang undangnya pun belum ada.

“Maka dari itu harus kita buat supaya ke depannya menjadi jelas prosedur tata cara dan siapa saja yang berhak mengajukan amnesti dan abolisi,” tegas Yasonna.

Demikian mengenai revisi UU ITE, Menkumham menambahkan, tak mungkin dilakukan sekarang. Namun ia berjanji akan berbicara dengan menteri kementerian terkait agar disiapkan naskahnya dulu. “Saya bakal perintahkan kepala BPHN (Badan Pembinaan Hukum Nasional) untuk mulai mengkaji,” imbuhnya. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...