Penanganan Hukum Kasus Bullying, Ini Penjelasan Kapolsek Pondok Aren Tangsel

531

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Kompol Yudho Huntoro Kapolsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terkait penanganan hukum kasus bullying di sekolah menjelaskan, Polisi biasanya melibatkan pisikolog untuk mendampingi korban.

Selain itu kata Kapolsek juga melibatkan para saksi yang masih di bawah umur dan itu langsung ditangani sesuai proses Undang-undang Perlindungan Anak karena penanganannya juga melibatkan unit Perlindungan anak dan perempuan (PPA) setempat.

“Penanganan hukum kasus Bullying seperti itu. Dan untuk pelaku dapat dipidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” terang Kapolsek, sebagai nara sumber talk show bertema ‘Menyikapi Bullying di Sekolah Dari Sisi Physicologis Ahlaq Dan Jerat Hukum oleh Majelis Taklim Masjid Raya Bani Umar Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (28/8/2018).

Menurutnya sudah aturannya yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kapolsek Yudho menuturkan, penanganan hukum kasus bullying disebutkan bahwa setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.

“Bagi yang melanggarnya akan dipidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp72 Juta,” ujarnya.

Undang-undang perlindungan anak, tambah Yudho, biasanya Polisi akan mengupayakan penyelesaian kasus tersebut melalui jalur mediasi antar orang tua. Terkecuali kejahatan dengan pidana berat.

Tetapi penanganan hukum kasus bullying kalau tidak bisa dimediasi dan tetap menginginkan kasus lanjut ya tentu penyidik akan memproses penyidikannya sampai di meja persidangan,” tandas kapolsek.

Lebih dalam Yudho mengatakan, agar dapat mencegah bullying di sekolah, upaya yang dilakukan ditingkat Polsek, diantaranya melakukan kerjasama dengan pihak sekolah.

“Kami sering melaksanakan program Polisi sahabat anak dengan apel upacara dan cegah dini kalau didapat anak sekolah nongkrong diluar jam pelajaran,” tandas Yudho. (abah)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Komentar telah ditutup.