KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Rajiah Salsabila (19) peraih medali emas Asian Games 2018 cabang olahraga (Cabor) panjat tebing mendapat sambutan kebanggaan dari masyarakat Indonesia dan juga orang tuanya.
Putri bungsu dari empat bersaudara atas pasangan Hasanudin Masud (67) dan Nurhayati Rasid (52) seperti diketahui mendapat medali emas Cabor panjat tebing kategori Women’s Speed Relay, Senin (27/8/2018) lalu, di Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel).
Hasanudin menjelaskan, keluarga tentunya merasa bangga, senang dan terharu dengan medali emas Asian Games yang berhasil diraih Sallsabillah.
Tetapi ada yang tidak biasa dari kebanyakan atlit lain, ia sempat melarang ke dua orangtuanya untuk menyaksikan siaran televisi.
Sebab menurut pengakuan Hasanudin, Salsabila khawatir keluarga akan shok ketika bungsunya itu tidak meraih hasil maksimal.
“Akhirnya dapat emas Asian Games juga. Tapi Salsabila sempat memberitahu supaya tidak menyaksikan pertandingannya secara langsung atau lewat televisi, karena Salsabillah tidak ingin kami kecewa kalau dia nanti gagal,” katanya saat disambangi penamerdeka.com,di Perum Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu (29/8/2018).
Tetapi setelah Salsabillah dapat emas, baru kami diberikabar olehnya, dari situ rasa kesedihan karena keharuan, bangga dan senang bercampur aduk kami sekeluarga pecah.
Hasanudin yang sesekali terlihat melempar senyum tak bisa menutupi rasa bangganya dan menyebut bahwa putrinya itu menyukai olahraga dunia panjat tebing sejak lama. Tetapi mengikuti jejak kakaknya yang juga atlit dalam cabor yang sama. (aputra/hisyam)







