Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Peneliti: Polusi Udara Risiko Tingkatkan Penyakit Ginjal Kronik

122

JAKARTA,PenaMerdeka – Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa polusi udara bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal kronik (PGK).

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari University of Michigan yang dipublikasikan oleh jurnal PLOS ONE. Peneliti menilai, hal ini sama seperti halnya asap rokok.

“Polusi Udara sama halnye seperti asap rokok, hal itu mengandung toksin yang secara langsung bisa mempengaruhi masalah kepada ginjal,” terang Jennifer Bragg Gresham MS Phd, ahli epidemiologi dari Michigan Medicine sekaligus ketua peneliti.

Science Daily memberitakan, hal ini mengandung partikel halus atau PM2.5 yang tidak memiliki bobot akan bertahan di udara lebih lama dan tanpa disadari berisiko besar terhirup. Nahasnya, apabila sering terhirup, bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Sementara, berdasarkan data Medicare dan data kualitas dari Center for Disease Control and Prevention menunjukkan bahwa ada hubungan antara kejadian PGK dengan konsentrasi PM2.5.

PM2.5 hampir tak bisa dihindari, termasuk juga mereka yang melakukan aktivitas sederhana seperti memasak atau berkendara.

Tidak hanya berasal dari asap kenalpot kendaraan, hal ini juga bisa berasal dari merokok, membakar kayu, produk kemasan spray, perkakas rumah tangga, emisi industri hingga kendaraan.

Gresham menghimbau, cara untuk pencegahan adalah batasi waktu saat berada di luar ruangan sampai batasi waktu berkendara ataupun menggunakan kendaraan umum di waktu macet.

“Banyak orang tidak melihat betapa seriusnya hal polusi udara karena ini bukan sesuatu yang dapat terlihat, tapi bukan berarti ini tidak penting bagi kesehatan Anda. Hal ini sangat penting dan harus dihindari,” pungkasnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...