Rela Mengular Tonton Cabor Asian Games Pentathlon, Warga Tangerang Sumringah

149

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka -Demi menyaksikan langsung cabang olahraga (Cabor) Asian Games Pentathlon, warga Kabupaten Tangerang dan sekitarnya mengaku senang kendati harus rela mengantri di pintu masuk venue.

Para penonton datang lebih awal untuk menghindari antrian panjang, karena pintu gerbang baru dibuka jam 09:30 WIB. Karena sebelumnya warga mendapat kabar untuk masuk venue cabor pentathlon tanpa dipungut pembelian tiket alias gratis.

Pantauan Penamerdeka.com di lokasi area Sekolah Menengah Atas (SMA) Adria Pratama Mulya, Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jum’at (31/8/2018), sejatinya antrian mengular dari warga yang antusias menyaksikan secara langsung Cabor Asian Games Pentathlon sudah terjadi dari pukul 08:00 WIB.

Lia (34) warga Tapos, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengatakan, untuk dapat menyaksikan langsung salah satu Cabor di Asian Games 2018 ini, dirinya rela mengantri dari pukul 06:00 WIB.

“Walaupun saya warga sini, saya datang dari jam 6 pagi, biar gak ketinggalan antrian bisa masuk venue,” katanya, Jumat (31/8/2018).

Lia juga mengungkapkan kegembiraannya karena daerahnya bisa menjadi tempat terselenggaranya cabor Asian Games Pentathlon.

Sebab ini menurutnya multi event empat tahunan yang bergengsi untuk benua Asia. Dan menurutnya belum tentu akan dilangsungkan untuk 10 tahun yang akan datang.

“Saya senang, di daerah saya ada cabor yang dipertandingkan untuk Asian Games. Ini kan soal gengsi daerah juga mas. Semoga Indonesia jadi ada yang juara di sini,” ungkapnya.

Asep, (48) yang juga warga Tapos, Tiga Raksa mengatakan, untuk dapat menyaksikan langsung Cabor Pentathlon dirinya sudah antri dari jam 07:00 WIB.

“Seneng ada Asian games disini, walaupun saya harus mengantri dari pagi.”

“Semoga Atlet Indonesia bisa dapat medali emas di sini, jadi antrian panjang saya menyaksikan cabor Asian Games Pentathlon gak sia-sia,” tandasnya. (ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tahun Baru Islam
Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...