Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

KPU Kota Tangerang Gelar Deklarasi Bersama Soal Pemutakhiran Data Pemilih

98

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – KPU Kota Tangerang menggelar rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan pemilu 2019 dan Deklarasi Bersama Forum Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih tingkat kota.

Berlangsung di kantor KPU Kota Tangerang, deklarasi tersebut dihadiri oleh Bawaslu, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Polrestro Tangerang Kota, Dandim 0506, Kejaksaan Negeri, Kesbangpol, Dinas Kesehatan, PT Angkasa Pura II, Otoritas Bandara Wilayah I, Petugas Lapas se-Kota Tangerang serta perwakilan partai politik peserta pemilu menandatangani kesepakatan data pemilih pada Pemilu 2019.

Ahmad Saylendra, Kepala Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Tangerang mengatakan, Deklarasi Bersama pemutakhiran data pemilih digelar di setiap KPU yang ada di Indonesia.

Deklarasi tersebut dilakukan agar lembaga-lembaga terkait dengan pemutakhiran data, bisa saling berkoordinasi dan memahami kondisi proses pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu tahun 2019.

“Yang menjadi persyaratan mutlak untuk pemilih tambahan itu harus sesuai dengan KTP elektronik yang sudah terdaftar dalam DPT tempat asal, seperti yang tadi dibacakan bersama.”

“Contohnya seperti di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Bandara Soekarno-Hatta dan rumah sakit, dipastikan dengan kondisi saat ini, warga yang ada di lokasi tersebut tetap bisa menggunakan hak pilihnya dengan kategori pemilih tambahan, Alhamdulillah semua perwakilan dari lembaga-lembaga tersebut tadi datang,” ungkap pria yang kerap disapa Indra kepada PenaMerdeka.com usai deklarasi, Kamis (13/9/2018).

Seperti di beritakan sebelumnya, untuk penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kota Tangerang terjadi penghapusan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di beberapa lokasi, seperti di bandara Soekarno Hatta, Lapas dan di rumah sakit.

Dengan kondisi tidak adanya TPS, Indra menjelaskan warga yang ada di LP, bandara dan di RS tetap bisa menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan surat pindah pemilih dan nantinya masuk dalam katagori daftar pemilih tambahan.

“Nanti Panitia Pemilihan Suara (PPS) terdekat akan datang ke lokasi, agar para pemilih di tempat tersebut tetap dapat menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan surat pindah memilih,” jelasnya.

Untuk deklarasi bersama pemutakhiran data tersebut, Indra berharap instansi terkait bisa saling mahami dan berbagi informasi kemudian juga bisa saling membuka diri agar setiap tahapan penyelenggaraan pemilu bisa lebih baik lagi.

“Semoga melalui deklarasi ini, tahapan penyelenggaraan Pemilu, baik untuk tahun 2019 atau pemilu selanjutnya khususnya di kota Tangerang bisa berjalan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Berikut poin-poin dalam deklarasi bersama.

1. Mengingat pentingnya daftar pemilih dalam setiap Pemilu, maka perlu peningkatan kwalitas daftar pemilih yang termutakhiran.

2. KPU Kota Tangerang bersama instansi/lembaga terkait sepakat untuk melakukan upaya yang sungguh-sungguh dalam pemutakhiran data pemilih.

3. Dalam rangka mendukung upaya tersebut, koordinasi antar instansi/lembaga yang tergabung dalam forum ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memutakhirkan data pemilih

4. Untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dalam upaya tersebut perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Menggunakan data kependudukan yang sesuai dengan KTP elektronik
  • Melakukan pertukaran data antar instansi/lembaga dengan KPU Kota Tangerang untuk memutakhirkan data pemilih.
  • Menyiapkan panduan dalam melakukan pertukaran data.
  • Mendorong dan meningkatkan koordinasi, partisipasi dalam menyelesaikan permasalahan pemutakhiran daftar pemilih secara maksimal.

(ari)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...