Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Doa Bersama Pemkot Tangerang Untuk Korban Tragedi Gempa & Tsunami

52

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar sholat ghoib dan doa bersama untuk korban gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Berlangsung di Masjid Raya Al Adzom, Senin (1/10/2018), turut hadir Walikota Tangerang Arief R Wismansyah beserta Wakil H. Sachrudin, Sekretaris Daerah Dadi Budaeri dan juga pegawai Pemkot Kota Tangerang.

Arief mengatakan, sholat ghoib dan doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk keperihatinan dan belasungkawa masyarakat Kota Tangerang kepada korban gempa dan tsunami yang terjadi di Sulteng pada hari Jumat 28 September lalu.

“Ini bentuk keprihatinan dan belasungkawa masyarakat Kota Tangerang. Kita mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu dan Donggala, semoga diberikan keringanan dan kesabaran. Mudah-mudahan almarhum dan almarhumahnya khusnul khotimah,” kata Arief usai sholat ghoib.

Arief juga menghimbau kepada pegawai dan masyarakat Kota Tangerang untuk bersedia menyisihkan sebagian rejekinya bagi para korban gempa di Palu dan Donggala.

“Kita sekarang lagi menggalang dana dari para pegawai dan juga masyarakat melalui Baitul Mal Akhlakul Karimah maupun Baznas Kota Tangerang,” tuturnya.

Selain itu juga, Arief menambahkan, Sebagai informasi untuk masyarakat Kota Tangerang yang mau mengulurkan tangan untuk membantu Korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulteng, bisa mengirimkan bantuannya melalui rekening Baznas Kota Tangerang di Bank Muamalat No. Rek : 385 0000 667, Bank Mega Syariah No. Rek : 2001 5370 12, dan juga Bank BJB No. Rek : 1203 03874 1.

“Ayo bersama kita ulurkan tangan kalian untuk bantuan para Korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala melalui Baznas Kota Tangerang,” tambahnya.

Sementara itu, terkait evakuasi korban, Arief menjelaskan, pada prinsipnya Pemkot Tangerang siap mengirimkan personil. Namun, saat ini pemkot masih berkoordinasi dengan BNPB dan Basarnas.

“Kita belum kirim personil, sekarang yang bisa mengevakuasi hanya TNI dan Polri. Kita koordinasikan dulu ke BNPB dan Basarnas kalau memang butuh bantuan, kita kirim kesana,” pungkasnya.

Diketahui, Sebelum melakukan doa bersama, para jamaah bersama dengan pegawai Pemkot melakukan sholat dzuhur secara berjamaah. Kemudian, dilanjutkan dengan sholat ghoib yang dipimpin langsung oleh Imam Masjid Raya Al Azhom.(ari)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...