Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

PPJT Tangerang: Adanya Koridor II BRT Peruntungan Sopir Angkot Jadi Rp10 Ribu

131

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Paguyuban Pengemudi Jasa Transportasi (PPJT) Kota Tangerang meminta pihak Pemkot Tangerang mengkaji ulang soal koridor II BRT atau Bus Rapid Transit. Pasalnya berdampak penghasilan usaha sopir yang semakin minim.

Mereka para sopir yang tergabung dalam PPJT sempat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Sintanala No.1, Neglasari pada Kamis (4/10/2018).

Abas Asri, Koordinator PPJT mengatakan, pembangunan Koridor II BRT yang dibangun untuk transportasi massal oleh pemerintah dianggap banyak menemui pelanggaran, karena di jalur tersebut sudah ada angkutan kota yang sejak lama sudah beroperasi.

Abas mengklaim pihak PPJT telah lama membayar biaya trayek untuk dapat menarik penumpang di jalur tersebut.

“Koridor II ini banyak pelanggarannya, disitu ada trayek angkot 02, 07, R 11. Itu trayek sah dari jaman ke jaman, dan kami membayar trayek itu. Ternyata jalur yang ada malah di timpa dengan Transkota Tangerang yg di lancarkan oleh Pemkot,” katanya.

Selanjutnya Abas menuturkan, dari keputusan pemerintah membuat koridor dua untuk Koridor II BRT, angkot yang telah lama beroperasi mendapat kerugian yang cukup besar.

“Dengan munculnya transkota, kerugian dari pengusaha angkot bisa 60-70 persen. Tadinya supir biasa membawa uang Rp60 ribu, sekarang Rp10 ribu saja sudah bagus. Adanya transkota, angkutan online, gimana nasib kami kedepannya,” tandasnya. (ari tagor/hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...