‘Bilik Asmara Terlarang’ Lapas Sukamiskin Diklaim Sudah Beralih Fungsi

0 278

BANDUNG,PenaMerdeka – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat banyak menyimpan cerita hingga dikabarkan tersedianya ‘bilik asmara terlarang’ bagi penghuni warga binaan yang meringkuk menjalani hukuman.

Kasus tersebut mencuat setelah ‘bernyanyinya’ Fahmi Darmawansyah dalam sidang dakwaan sebagai dalang adanya “bilik asmara” beberapa waktu lalu.

Diberitakan dalam dakwaan, kamar seluas 2×3 meter itu bahkan disewakan Fahmi dengan harga Rp 650 ribu.

Sementara Tejo Herwanto Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Tejo Herwanto mengaku, sejak menjabat, dirinya tak menemukan adanya ruangan yang digunakan untuk berhubungan suami istri tersebut.

“Jadi sejak saya datang, yang dimaksud bilik asmara itu di mana saya tidak tahu. Jadi yang dianggap dulu saung itu, kan sudah dibongkar,” ucapnya di Lapas Sukamiskin, Jumat (7/12/2018).

Menurutnya, tempat saung yang berada di belakang LP disebutnya sudah dibongkar. Ia menegaskan persepsi adanya ruangan mesum dari masyarakat tidak ada lagi.

Kata Tejo, akses warga binaan yang akan berhubungan intim untuk sudah tidak ada lagi lantaran sudah dipakai untuk ruangan kunjungan dari kerabat atau famili warga binaan.

“Akses tempat mereka keluar masuk atau saung sudah digunakan ruang kunjungan. Jadi, apa yang disampaikan (bilik asmara) jaksa, sekarang sudah tidak ada lagi,” ujar Tejo.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa KPK, Wahid menerima sejumlah uang dan barang dari Fahmi Darmawansyah, TB Chaeri Wardana (Wawan), dan Fuad Amin. (uki/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...