Ads Helmi Halim

Tok! Vonis Kasus Genset RSUD Banten, Hakim Beberkan Modus Kongkalingkong Terdakwa

0 215

BANTEN,PenaMerdeka – Terkait kasus kongkalingkong korupsi pengadaan genset RSUD Banten, pada Jumat (3/5/2019) Pengadilan Negeri (PN) Serang telah memberikan putusan bersalah kepada sejumlah orang yang terlibat.

Dalam sidang pada kasus yang melibatkan pejabat dan unsur swasta itu, hakim juga telah menjatuhkan vonis kepada Sigit Wardoyo.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan itu dijatuhkan vonis selama 1 tahun 4 bulan penjara karena hakim menyebut Sigit Wardoyo telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sehingga merugikan keuangan negara.

“Telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan menjatuhkan (hukuman pidana) terdakwa selama 1 tahun 4 bulan penjara,” kata hakim ketua Epiyanto membacakan amar putusan di PN Serang, Jalan Serang-Pandeglang, Jumat (3/5/2019).

Selain itu, Sigit dihukum membayar denda Rp 50 juta subsider kurungan 1 bulan penjara. Selain itu, majelis hakim membacakan putusan terhadap dua terdakwa lainnya.

Terdakwa M Adit Hirda Restian, staf di RSUD Banten, divonis 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider kurungan 1 bulan penjara.

Sementara itu, Endi Suhendi selaku Direktur CV Megah Tekhnik sebagai penyedia genset, divonis 1 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan penjara.

Majelis juga menghukum Endi untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 583 juta.

Dalam analisis yuridis, majelis hakim menyatakan terdakwa Sigit, Plt Dirut RSUD dan selaku PPK, tidak membuat harga perkiraan sendiri (HPS) dan spesifikasi teknis untuk harga genset.

Dalam kesempatan itu menurut hakim Sigit, menurut hakim, juga tidak membuat tim pendukung untuk membuat HPS.

Hakim menyebut ada penggelembungan harga untuk mendapatkan untung. Sebab, HPS ini kemudian dilakukan terdakwa Endi Suhendi selaku penyedia yang tidak mempunyai kemampuan penyusunan HPS dan tidak berdasarkan penawaran. (ersya)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...