Dianggap Kerap Ugal-ugalan WH Minta Menhub Tindak Soal Izin Trayek Bus Murni

0 523

BANTEN,PenaMerdeka – Lantaran kerap dianggap ugal-ugalan dan membahayakan pengguna lalulintas, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) untuk ke dua kalinya mengeluarkan rekomendasi pembekuan izin trayek bus Murni Jaya .

Seperti diketahui pembekuan izin PO oleh gubernur dengan nomor 551/1548-DISHUB/19 perihal rekomendasi pemberian sanksi administrasi bus AKAP jurusan Labuan-Jakarta.

Sebelumnya Pemprov Banten pada 2017 pernah pula meminta hal sama kepada Kemenhub supaya manajemen PO Bus Murni Jaya memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan.

Apalagi pada Sabtu (4/5/2019) lalu, bus ini berdasarkan informasi yang diterima mengalami kecelakan akibat tidak mentaati aturan lalulintas dengan kecepatan tinggi

Jadi kata WH, ini merupakan tindaklanjut karena pihaknya sudah mendapat laporan melalui WhatsApp atau surat dari masyarakat yang resah secara langsung.

“Supirnya mungkin, manajemen enggak mengarahkan. Dan seharusnya selain membina supir juga memperhatikan kendaraan yang akan beroperasi. Hanya diminta untuk kejar setoran saja mungkin. Saya minta menteri (Perhubungan) panggil manajemennya lah, polisi bertindak. Murni memang manajemennya harus menghukum sopir- sopir (yang ugal-ugalan),” papar mantan Walikota Tangerang ini kepada wartawan, Selasa (7/5/2019).

Pada kesempatan itu, WH mengimbau masyarakat untuk tenang lantaran Pemprov Banten telah menindaklanjuti keluhan perihal keselamatan lalulintas.

“Saya sebagai gubernur juga turut prihatin dan kecewa karena korban memang (berjatuhan) tiap tahun. Kepada sopir (Bus Murni Jaya, jangan karena kelakuannya menimbulkan korban bagi orang-orang yang harusnya dilindungi,” tuturnya.

Memang sewajarnya harus dikenakan sanksi administratif berupa pembekuan izin penyelenggaraan paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 bulan.

“Kecelakan ini kan bukan pertama kali, bahkan cukup sering. Korbannya juga ada yang sampai kehilangan nyawa dan luka-luka berat. Jadi saya harap bisa ditindak tegas,” ungkap WH.

“Saya harap nanti Kemenhub harusnya bisa memanggil manajemen perusahaannya juga, agar perusahaan juga dapat memperbaiki kesalahannya,”tutur Gubernur

Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang lantaran Pemprov telah menindaklanjuti keluhan mereka. (ersya)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Pilkada Tangsel 2019
Disarankan
Loading...