Helmy Halim ads

BSSN Sebut Serangan Siber Meningkat Drastis Jelang Pesta Demokrasi

0 256

JAKARTA,PenaMerdeka – Menjelang perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019, serangan siber meningkat drastis. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat kurun waktu 10 bulan sudah ada 207,9 juta serangan siber yang dideteksi jelang pesta demokrasi.

Angka ini dinilai melonjak tajam apabila dibandingkan pada temuan sebelumnya pada periode Januari hingga Juni 2018 yang hanya tercatat 143,6 juta serangan. Memasuki Oktober 2018, serangan meningkat menjadi 207,9 juta.

Djoko Setiadi, Kepala BSSN Djoko mengatakan, dari ratusan juta serangan siber, serangan trojan paling banyak. Selain itu, sekitar 36 juta aktivitas malware banyak menyerang domain ac.id, co.id, dan go.id. Tercatat juga 2.363 pengaduan publik dengan 61% berupa fraud.

“Potensi ancaman serangan ini terus berkembang pesat. Bahkan, lebih cepat dari perkembangan teknologi dan kemampuan antisipasinya sehingga berisiko mengakibatkan krisis di segala bidang dengan skala penyebaran masif,” terang Djoko.

Ia menjelaskan, ancaman siber dan potensi serangannya selalu terdata dan berkembang dengan pesat, baik tercatat dari sisi teknik, prosedur yang digunakan, maupun penyebarannya itu.

“Targetnya tak hanya terjadi institusi publik saja, namun menyerang institusi pemerintah. Kami berharap BSSN dapat membantu organisasi pemangku kepentingan dalam mengetahui dan memahami pergeseran perilaku serangan dan ancaman siber,” cakapnya.

Saat ini, sangat dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan keamanan siber nasional untuk membangun kepercayaan, kapabilitas, dan mekanisme koordinasi yang cepat dalam mendeteksi ancaman serangan siber saat jelang pemilu.

Djoko juga berharap ancaman dan serangan siber menjelang Pemilu 2019 bisa ditangani dengan baik dan tidak meluas.

“Semoga upaya mengantisipasi tren ancaman siber dan memberikan peringatan pada instansi terkait bisa teratasi. Dengan begitu, diharapkan sektor pemerintah, sektor infrastruktur informasi nasional dan ekonomi digital, siap menghadapi ancaman siber,” tandasnya. (ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Zulfikar turut berduka
Disarankan
Loading...