Gerindra Ads

Menag: Tempat Ibadah Jangan Dipengaruhi Aktivitas Politik Praktis

0 288

JAKARTA,PenaMerdeka – Lukman Hakim, Menteri Agama (Menag) meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesucian tempat ibadah dan tidak dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas politik praktis.

Hal itu lantaran penggunaan masjid atau tempat-tempat ibadah lainnya untuk kegiatan politik praktis yang belakangan disinyalir marak terjadi di Tanah Air dinilai telah menyimpang dari aturan.

“Mengapa? Karena umat, jamaah di setiap rumah ibadah punya aspirasi politiknya yang beragam dan berbeda. Oleh karenanya, kita harus menjaga kesakralan, kesucian rumah ibadah untuk tidak dipengaruhi aktivitas politik praktis,” terang Lukman, Selasa (29/1/2019).

Ia menjelaskan, aktivitas politik praktis hendaknya dilakukan di ruang-ruang publik, di ruang tempat umum dan tidak menggunakan tempat ibadah. Termasuk isu yang marak mengenai peredaran Tabloid Indonesia Barokah.

“Saya pikir kalau politik itu mencerahkan, politik kebangsaan, itu tentu penting diketahui publik. Tapi kalau politik praktis, ajakan memilih ini, jangan memilih itu.”

“Apalagi jika ajakan-ajakan itu mendiskreditkan pihak tertentu, menjelek-jelekan, menyebar fitnah, hoaks, berita yang tak berdasar, saya pikir itu tidak pada tempatnya menggunakan tempat ibadah,” tegasnya.

Pihaknya juga bersama seluruh jajaran Kemenag di tingkat provinsi, kabupaten, kota, bahkan di setiap kecamatan bakal terus memantau rumah-rumah ibadah itu ada aktivitas seperti yang berpotensi membenturkan antarumat agama itu atau tidak.

Lukman menambahkan, materi yang ada di dalam tabloid tersebut sudah sangat mengarah ke politik praktis. Maka kata dia, hal seperti itu harus dihilangkan dari setiap tempat ibadah.

“Oleh karena itu sekali lagi, imbauan saya itu oleh regulasi, oleh undang-undang tersebut sendiri adalah tempat yang harus dijaga dari aktivitas politik praktis, jangan pakai tempat ibadah,” pungkasnya. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...