3 Pelaku Kasus Pencabulan Anak Tiri di Tangsel Ditangkap Polisi

0 489

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap tiga kasus pencabulan anak dibawah umur.

AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Tangsel mengungkapkan, jajarannya berhasil mengamankan tersangka Asep Wahyu (40) yang mencabuli anak tirinya berinisial PDA (6) di Kampung Sengkol, Setu, pada Desember 2018, Erwanto alias Yanto (39) dengan korban HEA (12) pada akhir Agustus 2018 di Kampung Dadap, Serpong.

Kemudian, selain kedua tersangka Asep dan Yanto, Ferdy melanjutkan, jajarannya juga berhasil menangkap Herman Toni (45), dengan kasus yang sama, yaitu mencabuli anak tirinya yang baru berusia 14 tahun, berinisial RMS, di bilangan Pondok Aren, September 2018.

“Semua pelaku adalah ayah tiri korban, motifnya sama karena ketertarikan dengan si anak,” ungkap Ferdy saat rilis di Mapolres Tangsel, Senin (28/1/2019).

Ferdy menuturkan, perbuatan bejat pelaku dilakukan pada saat ibu korban sedang tidak ada ditempat dengan cara meraba hingga penetrasi alat kelamin.

Selain itu, ketiga tersangka juga mengancam korban untuk tidak melaporkan kepada Ibunya.

“Pada awalnya korban tidak berani melaporkan kepada orang tua kandungnya, tetapi karena tersangka sudah berulang kali melakukan aksinya, akhirnya korban memberanikan diri melaporkan ke orang tua kandungnya, kemudian dilanjutkan melapor ke kami,” ungkapnya.

Ferdy berujar, saat ini jajarannya bekerjasama dengan bagian psikologi Polda Metro Jaya sedang melakukan pemeriksaan kondisi kejiwaan kepada ketiga tersangka.

Kemudian, Ia menambahkan, pihaknya juga sedang melakukan pemulihan trauma untuk para korban.

“Saat ini kami sedang menjalani pemulihan trauma untuk korban bekerjasama sengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan dan anak (P2TP2A)” tambahnya.

Ferdy memungkaskan, Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga ayah tiri itu dijerat Pasal 81 dan atau 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Dari perbuatanya ketiga tersangka dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,” pungkasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...