Satgasda PAM Gakkum Banten Diminta Maksimal Awasi Penyaluran Bansos

0 237

BANTEN,PenaMerdeka – Demi mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran bantuan hibah/ Bantuan Sosial (Bansos) APBN 2019, Wakil Gubernur Andika Hazrumy meminta Satuan Tugas Daerah Pengamanan dan Penegakan Hukum (Satgasda PAM Gakkum) untuk bekerja maksimal.

Hal tersebut diungkapkan Andika dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Satgas PAM dan Gakkum Hibah/ Bansos APBN Provinsi Banten Tahun 2019, di Pendopo KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang.

“Pendampingan yang dilakukan Satgasda PAM dan Gakkum menjadi unsur penting dalam rangka penyaluran bantuan masyarakat Banten agar tepat sasaran, efektif, dan efisien,” kata Andika, Jumat (1/2/2019).

Untuk diketahui, Satgas yang beranggotakan Kepolisian RI ini bertugas melakukan koordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan pengamanan dan penegakan hukum terhadap Bansos/hibah yang bersumber dari APBN kementerian Sosial (kemensos) RI.

Andika menjelaskan, bantuan yang dikucurkan Kemensos kepada Provinsi banten tersebut diantaranya untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) Beras Sejahtera (Rastra), Bansos anak dan lansia, Bansos daisabilitas dan lainnya.

Menurutnya, program ini menjadi salah satu langkah konkret yang dapat mengantisipasi dan menekan angka kemiskinan.

“Bantuan ini merupakan langkah agar pemerintah daerah (pemda) terbantu dalam menekan angka kemiskinan di daerahnya,” jelasnya.

Saat ini, Andika mengatakan, Pemprov Banten terus bekerja keras agar dapat memaksimalkan seluruh potensi daerah yang ada untuk mengembangkan kemajuan daerah.

Diantaranya dengan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan program prioritas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan angka kesejahteraan masyarakat, memaksimalkan kekuatan stabilitas ekonomi yang mengacu pada indeks Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang lebih baik lagi.

“Saya mewakili Pemprov Banten sangat mendorong dan mendukung atas didirikannya satgas ini. Saya berharap program ini terlaksana dengan baik. Semoga satgas dapat bekerja dengan baik dan maksimal, sehingga masyarakat bisa menerima bantuan secara maskimal, tepat sasaran, dan bisa bermanfaat, pungkas Andika.

Sementara, Brigjen Pol Tomex Kurniawan Wakapolda Banten meminta agar seluruh anggota yang tergabung dalam satgas dapat melakukan pendampingan dengan sebaik-baiknya.

“Saya harap nanti tidak ada lagi bansos dan hibah. Artinya masyarakat Banten sudah kuat dan sehat secara fisik maupun ekonomi. Kalau saudara kita dibantu, diangkat, semua akan bangkit bersama dan mampu membangun bangsa,”

Ia menegaskan, agar pendamping dalam menjalankan tugasnya tidak melakukan kesalahan data dan bantuan yang diberikan harus tepat sasaran.

“Jangan ada salah data, salah sasaran. Jangan ternyata yang ambil (bantuan) mobilnya mewah, sawahnya puluhan hektar. Saya minta datanya valid, karena implikasi penggunaan bansos yang disalahgunakan sama dengan pidana negara, saya tidak mau ada itu. Kita dampingi 24 jam agar tidak terjadi itu,” tandas Brigjen Tomex. (ersya)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...