Ads Helmi Halim

SMSI Persoalkan Hilangnya Iklan Kampanye Media Daring Pemilu 2019

0 373

JAKARTA,PenaMerdeka – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mempersoalkan hilangnya ketentuan penayangan iklan kampanye melalui media daring atau dalam jaringan pada Pemilu 2019 dalam keputusan KPU terbaru.

“Ada apa dengan KPU? Kita akan somasi untuk meminta pembatalan keputusan 291,” terang Cecep Syaepudin, Ketua Departemen Hukum Pengurus Pusat SMSI, Jumat (22/02/2019).

Cecep menjelaskan, dalam Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum dalam pasal 23 ayat (1) dan pasal 38 ayat (1) telah diatur bahwa iklan kampanye pada Pemilu 2019.

Iklan itu nantinya disebar melalui media cetak, media elektronik dan/atau media dalam jaringan yang pelaksanaan fasilitasi iklan tersebut ditetapkan dalam keputusan KPU.

Kata Cecep, PKPU kemudian ditindaklanjuti Keputusan KPU Nomor 1096/PL.01.5-Kpt/06/KPU/IX/2018 tentang Petunjuk Teknis Fasilitasi Metode Kampanye Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

“Dalam Keputusan KPU tahun 2018 kemaein itu masih menetapkan bahwa iklan kampanye melalui media cetak, elektronik dan media dalam jaringan,” tegas Cecep.

Namun, Keputusan KPU yang paling gres yakni Nomor 291/PL.02.4-Kpt/06/KPU/I/2019 Petunjuk Teknis Fasilitasi Penayangan Iklan Kampanye Melalui Media Bagi Peserta Pemilu 2019 pelaksanaan fasilitasi iklan kampanye melalui media daring dihapus.

“Sekarang hanya media cetak, media elektronik TV dan media elektronik Radio. Ada apa ini mengapa fasilitasi iklan kampanye melalui media dalam jaringan menjadi tidak ada atau dihapus,” tuturnya.

Cecep menambahkan, atas restu dari pimpinan SMSI bakal mensomasi KPU untuk mempersoalkan keputusan KPU yang tak sejalan dengan Peraturan dan Keputusan yang ada.

“Bila jawabannya tidak memuaskan soal rencananya KPU akan kami gugat secara hukum,” imbuhnya. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...