KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang terus fokus dalam penanggulangan banjir di sejumlah titik. Terutama, wilayah yang menjadi langganan banjir seperti Kecamatan Periuk.
Wilayah ini diketahui ditargetkan bebas banjir pada tahun 2019 ini. Berbagai upaya pun telah dilakukan, seperti meningkatkan pemeliharaan pompa atau mungkin menggantinya dengan yang lain.
Pada Januari lalu, Arief R Wismansyah, Walikota Tangerang bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzeni meninjau kawasan Kecamatan Periuk.
Tatang Sutrisna, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang mengatakan, bahwa Walikota Tangerang menegaskan Pemkot Tangerang bakal memprioritaskan penanggulangan wilayah-wilayah yang rawan banjir.
“Kami pastinya menindaklanjuti permintaan bapak Arief yang memperiotaskan masalah penanggulangan wilayah yang rawan banjir,” terang Tatang kepada penamerdeka.com, Jum’at (22/2/2019).
Salah satunya Kali Sabi dan Situ Bulakan yang diperiotaskan untuk menanggulangi banjir. Kata Tatang, volume air di Situ Bulakan semakin tinggi, Walikota Tangerang menginginkan pengerukan agar daya tampung air semakin baik saat musim hujan.
“Nantinya dikeruk supaya tanah yang ngendap tak makin tinggi. Karena kalau hanya mengandalkan pompa saja, surutnya lama. Kita juga bakal meminta Pemerintah Pusat mendatangkan alat berat untuk pengerukan,” jelas Tatang.
Tidak jauh berbeda dengan Kali Sabi. Walikota Tangerang juga meminta Jembatan Alamanda yang berada di Jalan Villa Regency Kelurahan Gembor juga menjadi perhatian Dinas PUPR Kota Tangerang.
“Pak Wali menegaskan bahwa jembatan harus diperbaiki dan pemeliharaannya harus bagus supaya airnya tidak melimpah. Ada sedimentasi, sehingga perlu dikeruk lagi agar tidak banjir,” tuturnya.
Setelah Kali Sabi dan Jembatan Alamanda, Pemkot Tangerang memberi perhatian terhadap jembatan yang terletak di tikungan Jalan Industri Keroncong, Kelurahan Alam Jaya. Saluran airnya harus dibongkar agar tidak menyumbat.
Tatang berharap, dengan berbagai cara yang sudah dilakukan Dinas PUPR Kota Tangerang dapat terus mengurangi jumlah banjir yang ada di Kota Tangerang. Bahkan, kata dia, sudah tidak ada. Hal itu agar masyarakat nyaman.
“Semoga apa yang terus kami lakukan dengan fokus penanggulangan ini bisa mengurangi jumlah banjir yang ada di Kota Tangerang. Hal ini agar menjadi kota yang bebas banjir dan masyarakat pun nyaman,” harapnya. (advetorial)







