KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pasca kebakaran, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuat aktivitas di rumah sakit milik Pemerintah Kota Tangerang itu terhenti.
Terhentinya pihak RSUD Kota Tangerang melayani pasien masih belum diketahui hingga kapan.
“Berhenti sementara. Pagi tadi kita analisis bersama tim investigasi dari kepolisian dan pihak berwenang,” terang Dr. Feriyansyah, Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, Selasa (26/2/2019)
Feri menjelaskan, proses evakuasi pasien masih berlanjut. Puluhan pasien masih berada di halaman kantor Kelurahan Kelapa Indah menunggu dirujuk ke rumah sakit.
“Seluruh rujukan pasien di cover BPJS. Jika dilihat secara standar, pasien yang belum di rujuk ke rumah sakit terdekat memiliki kondisi fisik yang stabil dan baik baik saja,” tuturnya.
“Kita upayakan memberikan penanganan secepatnya. Tadi subuh sudah ada 126 pasien yang telah dievakuasi. Sisa sekitar 40-an yang belum dievakuasi, kita usahakan cepat,” lanjut Feri.
Feri menambahkan, khusus keenam bayi yang dievakuasi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan RS Anissa, RSU Balaraja dan RS Siloam, agar diberi perawatan. sebanyak 20 unit ambulans dikerahkan untuk merujuk pasien ke rumah sakit yang terdekat.
“Lamanya penanganan karena rumah sakit rujukan saat penuh. Seluruh rujukan di cover BPJS. Kita utamakan keselamatan jiwa dulu. Selain itu, pasien yang kondisinya stabil kita rujuk ke Puskesmas,” imbuhnya. (hisyam)







