PONTIANAK,PenaMerdeka – Momen STQH Nasional di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi ajang antara kafilah Provinsi Banten bersilaturahmi dengan kasepuhan warga asal Banten yang merantau di Kalbar.

M Basri Kasepuhan Paguyuban Warga Banten di Kalbar mengatakan, silaturahmi yang dilakukan sejumlah pengurus di RM Sate Ayam Sunda Rasa, Jalan H Agus Salim di Pontianak, Sabtu (29/6/2019), memang sengaja dilakukan untuk meningkatkan keeratan sesama warga asal Banten.

M Basri yang mengaku lahir di kawasan Anyer, Serang, merasa senang karena adanya STQH XXV di Pontianak juga menjadi ajang kangen-kangenan warga Banten.

“Kita jadi senang, saling tukar informasi. Ya kangen kangenan juga,” ucapnya kepada wartawan, Sabtu (29/6/2019).

Pria yang sudah menetap selama 40 tahun di Pontianak ini akan menghimbau anggotanya mendukung kafilah Banten berlomba di STQH Nasional.

Ada tercatat sekitar 10 ribu jiwa warga Banten yang tinggal di Pontianak saja. Dan kata pensiunan Kemenag ini, di setiap kota dan kabupaten yang tersebar di Kalbar sudah terbentuk pengurus Paguyuban.

“Kita akan mendukung supaya kafilah Banten merebut juara umum STQH Nasional,” pungkasnya.

Sementara menurut Irvan Santosa Sekretaris Rombongan Kafilah STQH Banten bersyukur lantaran masyarakat yang merantau di Kalbar mendukung kegiatan rutin nasional tersebut.

“Kami dari Pemprov sama LPTQ Banten terimakasih atas dukungan saudara-saudara kita yang merantau di sini,” ucapnya.

Irvan yang juga Karo Kesra Banten doa dan dukungan semua pihak termasuk warga Banten di Kalbar juga jadi penting buat peserta yang akan bertanding.

Hadir dalam kesempatan pertemuan, yakni Asda II Ino S Rawita, Prof Sibli Syarjaya Ketua Harian LPTQ, Kakanwil Kemenag, Karo Kesra serta sejumlah pengurus LPTQ Provinsi Banten. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *