Polres Tangsel Ciduk Pelaku Pengedar Sabu Senilai Rp5 Miliar

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap CS alias Poppy (27) tersangka pengedar narkoba jenis sabu. Polisi juga menyita sabu sebanyak 4,5 kilogram (kg) dari Poppy.

Berawal dari kasus narkoba sebulan lalu. Dimana, salah satu tersangka yang diamankan oleh Polres Tangsel menunjuk kepada Poppy.

Lalu, berdasarkan keterangan, pada 22 Agustus 2019 sekitar pukul 20.00 WIB, poppy berhasil diringkus dengan barang bukti narkotika jenis satu-satunya seberat 4,5 kg.

AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Tangsel mengatakan, Poppy ditangkap di rumahnya di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Ia menjalankan bisnis haram tersebut bersama suaminya, AH, yang kini masih dalam pencarian.

“Sebetulnya tersangka kasus narkoba jenis sabu ini dua, yang mana mereka suami istri. Suami Poppy saat penggerebekan tak ada di tempat dan berhasil melarikan diri, sehingga yang kita amankan hanya Poppy,” jelas Ferdy, Senin (26/8/2019).

Ferdy menyebutkan, bahwa nilai barang bukti yang berhasil diamankan tidak kurang dari Rp5 miliar jika dirupiahkan.

Selain Poppy, pihaknya juga menangkap pengedar narkoba lainnya, yakni Sandy Kurniawan (36). Ia ditangkap Sabtu (24/8) dini hari di parkiran sebuah apartemen di kawasan Kelapa Dua, Tangerang.

Awalnya, Satnarkoba Polres Tangsel menjebak Sandy dengan mencoba membeli sabu darinya. Saat ditangkap, Sandy membawa 0,3 gram sabu. Polisi menggeledah rumahnya di kawasan Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

“Atas dasar itu, dikembangkan ke rumah Sandy Kurniawan, penggeledahan, dan di dalam rumah tersangka didapat barang bukti tembakau gorila yang sudah dibungkus dengan paket-paket kecil seberat 393 gram,” imbuh Ferdy.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 UU Narkoba tentang orang yang mengedarkan narkotika golongan pertama, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Jadi, Polres Tangsel mengkategorikan sebagai pengedar, melihat jumlah barang bukti yang berhasil diamankan. (sg/rd)

Disarankan
Click To Comments