Layanan Jempol Si Abang DPMPTSP Tangsel Sasar Masyarakat Bawah

0 222

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Program layanan Jempol Si Abang atau Jemput Bola Perizinan Bangunan Rumah Tinggal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tangsel menyasar masyarakat bawah.

Layanan tersebut untuk mempermudah sekaligus mengedukasi masyarakat dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) secara online. Layanan ‘Jempol Si Abang’ atau Jemput Bola Perizinan Bangunan Rumah Tinggal .

Kepala DPMPTSP Kota Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan, program Jempol Si Abang merupakan upaya peningkatan pelayanan perizinan dengan cara terjun langsung ke masyarakat.

Menurutnya, masyarakat banyak yang masih belum paham tentang proses perizinan serta kesibukan warga menjadi kendala untuk mengurusnya langsung ke kantor DPMTSP.

“Layanan Jempol Si Abang ini kita persembahkan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan pemahaman pelayanan secara online. Keterbatasan akses terhadap jasa arsitek, dan kebutuhan layanan ijin yang cepat dan mudah dijangkau. Oleh karena itu, strategi layanan jemput bola akan dilakukan dengan menyediakan layanan terpadu mulai dari pendampingan pendaftaran online, penggambaran bangunan gratis, serta pengecekan teknis di lokasi objek bangunan yang dimohon,” kata Bambang saat membuka layanan di Kelurahan Pondok Karya, Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (19/10/2019).

Bambang menjelaskan, layanan jemput bola yang digelar di akhir pekan ini menyasar masyarakat menengah kebawah yang tinggal di luar area perumahan dan bersifat kelompok.

Untuk pengajuannya, warga yang berminat mengurus IMB dapat diakomodir. Baik oleh RT, RW maupun pihak kelurahan dengan syarat permohonan bersifat kelompok dalam satu wilayah RW, jumlahnya antara 10 hingga 20 pemohon, Jenis permohonan fungsi rumah tinggal di luar perumahan dan luasan bangunan kurang dari 100 meter persegi.

“Nanti perwakilan warga mengisi form layanan di website DPMPTSP. Lalu pihak kami akan memverifikasi data, dan menjadwalkan waktu kunjungan, namun jangan lupa, para pemohon harus menyiapkan sejumlah dokumen yang diperlukan,” jelas Bambang.

Di lokasi yang sama, Ketua RW 1. Kelurahan Pondok Karya, Pondok Aren Bahrudin mengatakan, layanan Jempol Si Abang sangat membantu masyarakat. Karena selama ini masyarakat masih beranggapan pengurusan IMB sulit dan memerlukan biaya yang besar.

Selain itu juga, kata dia, masyarakat masih belum tahu fungsi dan manfaat dari IMB tersebut.

“Layanan ini sangat membantu, karena banyak yang engga sempet kalau ngurus sendiri. Dan di RW sini ada 16 orang yang daftar layanan Jempol Si Abang, cuma yang dua gugur karena bukan rumah tinggal,” tandas Bahrudin. (ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE