HGN ads Bekasi

Disebut Modus Kepentingan, Ini Penjelasan Kejari Tangsel Soal Rencana Pembubaran TP4D

0 236

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Menkopolhukam dan Jaksa Agung sepakat bakal membubarkan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan TP4P yang berada di pusat.

Menurut Menkopulhukam Mahfud MD serta Sanitar Burhanudin selaku Jaksa Agung keberadaan TP4D dan TP4P modus oknum untuk mendapat kepentingan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangsel Bima Suprayoga mengaku hingga saat ini belum mendapat surat resmi dari Kejagung RI.

“Sampai saat ini kami belum terima surat resminya,” ungkapnya kepada wartawan ditemui di kantornya, Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Lamia (21/11/2019)

Bima menjelaskan, karena belum ada surat resmi dari atasan, maka dirinya belum mau menanggapi perihal pembubaran TP4D.

“Ini kan masih wacana, jadi kita akan menunggu, karena kami garis komando apapun kebijakan dari atas, tentu akan kita laksanakan, dan tentu itu yang terbaik, yang pasti kami akan menunggu,” jelasnya.

Bima mengklaim, selama ini program-program yang sudah dilakukan TP4D di Kota Tangsel berjalan baik.

“Tidak ada kendala yang kita rasakan, jadi masih berjalan dengan baik, dan kalau memang nanti TP4D dibubarkan kami akan tunggu sampai ada surat resminya,” katanya.

Terkait adanya temuan dari inspektorat yang menilai ada beberapa proyek yang dikawal T4PD ternyata malah terindikasi merugikan keuangan negara.

“TP4D bukan hanya kejaksaan saja, ada kepolisian dan inspektorat didalamnya,” kilahnya. (ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE