HGN ads Bekasi

Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden Bukan Dari MPR

0 160

JAKARTA,PenaMerdeka – Wakil Ketua MPR, Arsul Sani menyebutkan wacana penambah masa jabatan presiden bukan dari MPR. Menurutnya, masa jabatan presiden lebih baik dua periode.

“Tiba-tiba sudah ada yang bicara tentang perubahan masa jabatan presiden. Jadi itu dari luar,” terang Arsul di Jakarta Pusat, Minggu (24/11/2019).

Ia menerangkan, masa jabatan dua periode sudah sangat idel, sehingga tak perlu diubah. Selain itu, masa jabatan dua periode juga sesuai dengan konstitusi negara.

“Presiden untuk lima tahun dan hanya bisa dipilih untuk satu kali masa jabatan lagi itu dipertahankan. Dan sejauh ini posisi fraksi-framsi di MPR itu sementara masih seperti ini,” jelasnya.

Kendati demikian, Asrul tidak mempermasalahkan jika banyak yang mengusulkan perubahan masa jabatan tersebut. Hal itu menjadi hal kebebasan berpendapat.

“Dari PSI itu juga mewacanakan diubah dari satu periode menuju 7-8 tahun. Ya itu tidak salah untuk dikaji. Itu lah wujud dari the living constitution,” imbuhnya. (Jo/deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE