Pemkab Bekasi ads HPN 2020

KBM Terhenti, Murid SDN Periuk Jaya Permai Tangerang Gotong Royong Bersihkan Sisa Banjir

0 268

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pasca banjir, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Periuk Jaya Permai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terhenti. Sebab, guru dan siswa bergotong-royong membersihkan sisa-sisa lumpur.

Pantauan penamerdeka.com dilokasi, Senin (6/1/2020) para siswa dan siswi tampak sibuk menyapu sisa genangan lumpur dari banjir yang melanda sebanyak 250 titik di Kota Tangerang pada hari Rabu (1/1/2020) kemarin.

Nampak juga bangku sekolah, papan tulis, meja, dokumen, buku-buku pelajaran serta peralatan mengajar yang terkena banjir dikeluarkan untuk dibersihkan, bahkan ada yang dijemur untuk dikeringkan.

Kepala SDN Periuk Jaya Permai, Een Hasanah mengatakan, saat banjir, sekolah yang dipimpinnya tersebut terendam hingga 2,5 meter lantaran berdekatan langsung dengan tanggul Kali Sabi.

“Karena hari ini kami gotong-royong membersihkan sisa banjir. Jadi tidak belajar seperti biasa, kami punya kebijakan kelas 1, 2, 3 dan 4 dirumah. Jadi yang gotong-royong ini kelas 5 dan 6,” terang Een saat ditemui penamerdeka.com, Senin (6/1/2020).

Een menjelaskan, sekolah yang memiliki 21 ruang dengan 486 siswa ini, saat banjir merendam lima ruang kelas kelas, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang guru, ruang Kepala Sekolah, ruang adiwiyata, kantin dan dapur.

Siswa-siswi SDN Priuk Jaya Permai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang tengah memberikan peralatan sekolah pasca diterjang banjir, Senin (6/1/2020).

 

Ia juga menyebutkan, saat ini pihaknya tengah menginvetarisir barang-barang yang rusak akibat banjir untuk dilaporkan pada pemerintah pusat dan daerah.

“Banyak yang rusak seperti, pintu yang jebol, bangku dan meja belajar yang patah, ditambah buku pinjaman BOS rusak, hal itu karena banjir yang merendam sekolah cukup parah dengan tinggi sekitar 2,5 meter, belum lagi arus airnya cukup deras,” ujarnya.

Een menambahkan, pihaknya juga pun belum bisa memastikan, kapan KBM akan berjalan normal. Dikarenakan, banyak fasilitas dan buku yang rusak.

“Kita belum tahu kapan KBM bisa berjalan normal, sekalipun bisa pasti ada keterbatasa seperti buku dan fasilitas. Yang penting sekarang, kita bersihkan saja dulu,” tukasnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disperkimta Tangsel Ads
Disarankan
Loading...