19 Jam Mati Lampu, Ratusan Warga Desa Rawa Burung Kesulitan Air Bersih

0 124

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Warga Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang harus mengalami padam listrik hingga 19 jam yang dimulai pada Senin (13/1/2020) sekira pukul 23.30 WIB.

Mansur (48) salah seorang warga Rawa Burung mengatakan, padam listrik yang terjadi hingga saat ini, Selasa (14/1/2020) tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, pas saya sama keluarga mau tidur, tiba-tiba mati, saya kira tadinya sebentar karena memang belakangan sering mati listrik tapi hanya sekitar setengah jam atau paling lama dua jam,” ujar Mansur kepada penamerdeka.com, Selasa (14/1/2020).

Namun, hingga pagi hari, listrik yang diharapkan sudah nyala nyatanya belum juga menyala. Tak hanya itu, air untuk mandi, cuci, kakus yang berasal dari air tanah pun sudah habis persediaan.

“Di Kampung ini memang engga dilayani PDAM, jadi semuanya pada pakai air tanah, saya sebenarnya pakai penampungan air, tapi karena tiba-tiba jadi saya engga ngisi dulu pas malam, jadi pagi-pagi air habis,” jelasnya.

Ia dan keluarga bahkan harus berangkat kerja tanpa mandi terlebih dahulu, untuk memenuhi kebutuhan air, ia menggunakan air yang biasa ia beli untuk dimasak.

“Ya cuma buat cuci muka, gosok gigi, dan kalau buang air saja, mandi kita irit-irit karena tetangga-tetangga juga mati, jadi mandinya ya terpaksa di pom bensin atau tempat kerja masing-masing, tetangga saya ada yang saudaranya di kampung lain engga mati ya bisa kesitu, saya mah keluarga disini semua,” tuturnya.

Tak hanya itu, lantaran begitu lamanya listrik tak juga menyala, ada yang membakar kayu sebagai penerangan agar tak begitu gelap.

“Depan rumah saya itu pada bakar kayu buat jadi api unggun, berasa lagi di pelosok yang belum ada listrik,” kata Mansur.

Sementara itu, Dimas, staf Humas PLN UID Banten mengatakan, padamnya listrik di wilayah tersebut lantaran adanya tiang listrik yang roboh di jalur utama penyulang wilayah tersebut.

“Ada tiang roboh di jalur utamanya penyulang, saat ini sedang dalam perbaikan,” jelas Dimas.

Dimas menambahkan, perbaikan sedang diupayakan, ia pun menegaskan perbaikan akan berlangsung 2 jam lagi.

“Saat ini masih penormalan maksimal 2 jam sudah nyala, jika ada info lagi nanti diinfokan,” tandasnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...