Andika Hazrumy saat menyambangi Kota Tangerang, kepada Pena Merdeka sempat menyebut ada perbedaan yang jomplang antara Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang. Terutama soal kebijakan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Dan itu menurutnya karena sistem pengelolaan Pemkot dibangun sejak dahulu sudah baik.

“Kalau kita melihat di Kota Tangerang dan Pandeglang terkait masalah kesehatan sangat terasa jomplang. Pelayanan di Kota Tangerang sudah lebih baik. Di Kabupaten Pandeglang dan Serang masyarakat sulit mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik karena sejumlah faktor, salahsatunya lokasi tempat tinggal mereka masih ada di gunung atau perbukitan,” katanya ketika mengukuhkan dan melantik sahabat Andika di Komplek Taman Asri, Cipadu jaya, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, beberapa waktu lalu.

Maka dari itu ia juga mengaku bahwa permasalahan yang ada di Banten terutama pada tingkat kebutuhan dasar masih perlu banyak perubahan. Kedepan kita harus konsentrasikan terhadap pendidikan, kesehatan, dan infratrukstur.

Untuk wilayah tertinggal kita bisa memberikan terobosan untuk membangun infratruktur kesehatan lebih banyak di tingkat kecamatan. Begitu juga dengan sektor pendidikan sendiri lanjut Andika, masyarakat Banten harus mengikuti program wajib belajar 12 tahun secara gratis, bukan wajib belajar 9 tahun lagi, ujarnya menegaskan. (herman/alip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *