Saraswati Vs Lokal di Pilkada Tangsel, Gerindra: Bukan Melawan Airin

GABUNGAN PASLON NASIONAL LOKAL?

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo disebut salah satu bakal calon internal Partai Gerindra untuk melenggang di konstestasi Pilkada Kota Tangsel 2020.

Menurut Andra Soni Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Banten meski tidak diragukan kapasitasnya menjadi legislator di Senayan dan berlabel nasional, Rahayu Saraswati tetap mengantongi potensi bisa bersaing dengan tokoh lokal.

Bahkan, semua pasangan calon (Paslon) kata pria yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Banten mempunyai kesempatan memenangi Pilkada.

Sebab, Airin Rachmy Diani juga tidak sedang menjabat sebagai Walikota dalam perhelatan nanti lantaran sudah dua periode. Jadi, tidak ada incumbent dalam perhelatan Pilkada Tangsel 2020 kali ini.

“Karena bang Ben (Benyamin Davnie, red) mencalonkan diri sebagai walikota. Bukan mencalonkan wakil walikota lagi. Ini tidak dianggap sebagai incumbent,” ungkap Andra menerangkan.

Lagi pula, diluar kontek itu dalam proses demokrasi masyarakat harus disuguhkan pilihan-pilihan calon pemimpin.

“Gerindra ingin mencerminkan proses demokrasi. Nama kader internal Rahayu Saraswati merupakan bentuk sarat atau gagasan menuju proses demokrasi itu,” ucap Andra dihubungi penamerdeka.com, Senin (8/6/2020) malam.

Gerindra di Kota Tangsel mengantongi 8 kursi dan bersama kawan koalisi akan maju dalam Pilkada, artinya kita tiak sedang melawan incunbent Airin Rachmy Diani. Harus diakui selama dua periode lalu Walikota Airin dipilih langsung oleh masyarakat.

Dia melanjutkan, Wakil Walikota Benyamin Davnie atau Sekda Muhamad dua lokal yang belakangan santer masuk dalam bursa bakal calon walikota bukan incumbent.

Dan yang ditegaskan di Pilkada Kota Tangsel adalah bukan juga kita melawan kekuatan dinasti di Banten.

“Siapapun yang mempunyai syarat berhak ikut kontestasi Pilkada,” tukas Andra.

KOALISI DENGAN PDI-PERJUANGAN BERSANDING DENGAN MUHAMAD?

Terkait komunikasi dengan partai Gerindra dan PAN karena berada dalam satu fraksi sangat inten. Lalu dengan PDI-Perjuangan sama-sama mengantongi 8 kursi jika melihat syarat sudah bisa mengusung Paslon dalam Pilkada nanti.

“Yang saya denger dalam pemberitaan memang PDI-P juga akan mengusung Muhamad. Tapi kalau persisnya bisa ditanya langsung ke sana (PDI-P) aja yah. Kita bagus kok komunikasinya,” ucap Andra ketika ditanya perihal Rahayu Saraswati akan disandingkan dengan Muhamad.

Lantas saat disinggung siapa yang akan menempati posisi walikota dan wakil walikota, menurutnya Gerindra siap bekerjasama dengan koalisi sepanjang semangatnya satu tjuan membangun Kota Tangsel lebih baik.

“Kalau sudah sepakat kan bisa saja nanti landing berdua. Bisa saja PDI-P mengusung pak Muhamad dan kami mengusung bu Rahayu,” ujarnya.

Lantas terkait potensi pemenangan, Kota Tangsel mempunyai 7 kecamatan, dan penduduknya urban. Dan pengalaman saat Pilpres dan Pileg lalu perolehan suara sangat dinamis sekali. Artinya terkait Pilkada semua pasangan calon akan berpeluang jika melihat kondisi ini. (yud)

Disarankan
Click To Comments