Jelang Pilkada, Mengukur Partisipasi Pemilih Kota Tangsel Ditengah Covid-19

PARTIPASI PILPRES PILEG 2019 LAMPAUI TARGET

0

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Wabah Corona Virus Deases (Covid) 19 juga bersamaan saat perhelatan Pilkada Kota Tangsel. Diprediksi menimbulkan dampak terhadap partisipasi pemilih Kota Tangsel.

KPU menyebut sukses penyelenggaraan Pilkada Kota Tangsel sejatinya harus ada keterlibatan inten semua pihak.

Bambang Dwitoro Ketua KPU Kota Tangsel juga menyebutkan, penyelenggaraan pemilihan kepala daerah juga harus melihat aspek keselamatan dan menjaga kesehatan masyarakat. Poin besarnya saat penyelenggaraan nanti seperti itu dahulu.

“Nah penyelamatan kepada siapa, yakni menjaga kesehatan kepada penyelenggara, kepada masyarakat atau pemilih dan yang terakhir kepada peserta. Jadi dalam pilkada nanti semua stakeholder juga harus memegang prinsip penyelamatan dan menjaga kesehatan,” tukas Bambang dihubungi penamerdeka.com, Jumat (11/6/2020).

Hal ini, termasuk dampak akibat wabah sedang disusun dalam Peraturam KPU Tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Ditengah Covid-19. Dan beberapa waktu lalu sudah dilakukan ujicoba.

“Penyelenggara yang turun langsung harus menggunakan APD seperti masker, handsanitizer, pelindung wajah atau lainnya,” ucap Bambang.

Dalam pilkada nanti, kampanye akbar atau pertemuan-pertemuan sudah ditiadakan. Lalu ada penambahan jumlah TPS ini untuk menjaga kesehatan masyarakat, sehingga jumlah pemilih akan tetap terjaga.

“Ada penambahan jumlah TPS sebanyak 384 dari yang sebelumnya sudah ditetapkan yakni 2.498. Jadi total TPS di Pilkada nanti total ada 2.882 TPS,” ucapnya.

Kata Bambang melanjutkan, bentuk sosialisai agar partisipasi pemilih tetap tinggi datang ke TPS memilih pasangan calon walikota dan wakilnya tetap dilaksanakan.

Begitu juga meski sedang dalam pembahasan, pemasangan sosialisasi seperti ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan hak suaranya tetap dilakukan.

Saat Pilpres dan Pileg 2019 lalu, partisipasi pemilih di Kota Tangsel mencatat hasil melebihi target.

“Antusias masyarakat Tangsel untuk Pemilu 2019 serentak ini mencapai 80,09 persen untuk Pilpres, dan untuk Pileg partisipasi sebesar 78,7 persen,” ujar Bambang.

Jadi adanya penambahan TPS, sosialisasi serta peniadaan kampanye akbar benrui upaya agar pilkada tetap berlangsung dengan partisipasi pemilih tinggi tetapi menjaga kesehata keselamatan warga di tengah Covid-19. (sg/red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...