WH: Dari Banten Kecil, Kasus Covid-19 Potensi dari OTG Pendatang

WASPADAI KASUS BARU DARI OTG

0

BANTEN,PenaMerdeka – Menurut Wahidin Halim (WH) Gubernur Banten, kasus penularan akibat virus Corona di Banten tercatat lantaran dari sejumlah masyarakat sedang berstatus orang tanpa gejala (OTG) pendatang luar.

Maka mantan walikota Tangerang dua periode ini menegaskan, pemberlakuan PSBB di wikayah Tangerang Raya nantinya selain tidak memberikan nama istilah baru karena merepotkan respek masyarakat, tetapi tak kalah penting membangun kesadaran masyarakat.

Lalu, mall saat buka nanti harus menjalankan protokol Covid-19. Karena dari pusat perbelanjaan juga potensi tertularnya kasus baru.

“Berikan sanksi jika mall saat buka tidak memberlakukan protokol Covid-19,” tegasnya.

WH melanjutkan, kasus penularan dari orang Banten sendiri relatif kecil. Kasus di Maja, Kabupaten Lebak dan Sumur di Pandeglang proses penularan dari pendatang. Di Banten sendiri hal ini terlihat dari rapid test di pasar tradisional yang positif hanya dua orang.

“PSBB diperpanjang, jadi sanksi lebih keras. Harus kerja lebih keras. Kan masa edukasi sudah,” tegasnya.

“Sebenarnya Banten tidak berpotensi melakukan penularan. Justru dari luar,” sambungnya.

Ke depan, WH menyarankan untuk memetakan, apakah sumber penularan ini datang dari pasar tradisional, pasar modern, atau juga masjid-masjid?

Saat ini Banten masuk posisi kesembilan nasional. Pada saat awal pandemi, Banten di posisi dua.

“Karena perilaku, mentalitas kultural, dan kebutuhannya sama dengan Jakarta. Tapi berkat kerja keras bupati/walikota, alhamdulillah kita bisa meminimalisir,” ungkap Gubernur WH.

Sedangkan yang perlu diwaspadai adalah pembukaan pesantren karena peraturan dari Menteri Agama baru draf, namun sudah disusun protokol kesehatannya.

“Dari 4000 hanya 500 yang memenuhi syarat. Yakni bangunan dan ada tempat karantina. Dari ribuan santri, 40 persen dari daerah merah. Kita siapkan 20 ribu rapid test untuk santri,” jelas Gubernur WH. (uki/red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE